Menu

19 Nov 2019, 12:30 WIB

LAPAN Cek Helikopter Rakitan Jujun Warga Cibubuay Nagrak Sukabumi, Layak Terbang?

Pihak Lapan meninjau helikopter rakitan Jujun Junaedi, warga Kampung Cibubuay RT 03/01, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/11/2019). | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Helikopter rakitan Jujun Junaedi, warga Kampung Cibubuay RT 03/01, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ditinjau pihak Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Selasa (19/11/2019).

Lapan datang untuk melihat secara langsung helikopter rakitan bernama Gardes JN 77 GM tersebut. Lapan juga menerangkan secara langsung kepada Jujun tentang prinsip dasar pembuatan helikopter. 

BACA JUGA: Analisis Ahli Penerbangan Soal Helikopter Rakitan Jujun, Habibie From Cibubuay Sukabumi

Humas Lapan, Jasyanto mengatakan, kedatangannya ini untuk memastikan inovasi apa yang Jujun terapkan pada helikopter rakitan tersebut. "Kami datang ke sini atas permintaan Kepala Lapan untuk memastikan inovasinya. Apakah inovasi ini bisa dijadikan bahan untuk pembuatan helikopter ke depan," ujar Jasyanto kepada sukabumiupdate.com.

Jasyanto menjelaskan, selain melihat komponen yang terpasang pada helikopter tersebut. Lapan juga melakukan pengamatan soal sisi keamanan. "Tentunya kita ingin melihat keamanan dari pada peralatan yang dibuat," jelasnya.

BACA JUGA: Menristek Tanggapi Helikopter Rakitan Jujun, Habibie From Cibubuay Sukabumi

Jujun termotivasi membuat helikopter untuk memudahkan mobilitas masyarakat desa. Di bermimpi helikopternya ini dapat terbang dan menjadi transportasi serba guna. Maka dari itu nama helikopter itu Gardes yang merupakan kepanjangan Garuda Desa.

Kemudian JN itu berarti Jujun Junaedi, adapun angka 77 adalah tahun lahir Jujun pada 1977. Sedangkan GM berarti Gemar Moterkar.

 

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi meminta pengelola tempat wisata yang berada di wilayah Desa Cidahu bertindak tegas kepada pengunjung yang tidak mau menerapkan protokol Covid-19. "Saya minta pengelola wisata jangan biarkan pengunjung...

SUKABUMIUPDATE.com - SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi memiliki ragam pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikuti. Salah satunya Marching Band Al-Adzkia. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi Yosep...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah yang akan menjadi petahana atau maju kembali pada Pilkada 2020 tidak menyalahgunakan bantuan sosial (Bansos) untuk kepentingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi saat ini tengah giat melakukan budi daya tanaman yang bernama sorgum karena nilai manfaatnya. Sorgum dilirik warga Mekarmukti karena...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya