Menu

07 Peb 2020, 13:19 WIB

Tubing Menyusuri Gua Coblong di Undrusbinangun Sukabumi Sepanjang 110 Meter, Berani?

Tubing di objek wisata The Coblong di Kampung Kadupugur, Desa Undrusbinangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Satu lagi objek wisata baru hasil inovasi dan kreativitas pemuda Sukabumi. Nama tempatnya The Coblong, lokasinya di Kampung Kadupugur, Desa Undrusbinangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Jaraknya cukup dekat dari pusat Kota Sukabumi, sekitar delapan kilometer.

BACA JUGA: Menikmati Jembatan Gantung Kedua di Situ Gunung Sukabumi, Bisa Urai Antrian

Objek wisata tersebut menyuguhkan suasana alam khas di kaki Gunung Gede-Pangrango. Di lokasi itu, para pelancong bisa menikmati wisata air sambil tubing, menyusuri anak Sungai Cipada dan menyusuri gua sepanjang 110 meter, yang disebut Gua Coblong. Penataan objek wisata tersebut digagas oleh Pemuda Wisata Kadupugur (Pusaka).

BACA JUGA: Wisata ke Situ Datarnangka Sagaranten Sukabumi, Suasananya Masih Alami Cuy!

"Jadi baru mulai penataan bulan Desember 2019 kemarin. Sebetulnya itu objek wisata itu dulu pernah dibuka, cuma kurang bagus pengelolaannya sehingga ditutup. Nah, sekarang kita tata dan benahi lagi. Supaya ramai lagi. Alhamdulillah mulai banyak yang datang meski belum resmi dibuka," ujar Komisaris Pusaka, Cecep Budi kepada sukabumiupdate.com.

Objek wisata keluarga The Coblong di Kampung Kadupugur, Desa Undrusbinangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Istimewa

Budi menyebut, Gua Coblong memiliki tinggi dan lebar bervariatif. Di mulut gua tingginya sekitar satu hingga dua meter serta lebarnya sekitar 1,5 meter. Cuaca hujan, jangan khawatir. Aliran sungai yang stabil dan relatif tenang tak akan membahayakan pengunjung. Selain itu, perlengkapan keamanan (safety kit) juga tersedia.

BACA JUGA: Pemandangan Memikat Mata dari Tangga Curug Cihideung Desa Sindangraja Sukabumi

"Selain tubing, nanti kita juga akan ada camping ground. Sudah disiapkan lahan luasnya kurang lebih 2,5 hektare. Sekarang baru difokuskan 7.200 meter yang sudah dibeli, sisanya masih negosiasi, jadi dibangun yang ada dulu. Terus ada Curug Kacapi dan ada danau juga. Tarif penyewaan ban untuk tubing cuma Rp 5.000 sekali pakai. Sementara yang mau masuk bayar seikhlasnya dulu," lanjut Budi.

Tubing di objek wisata The Coblong di Kampung Kadupugur, Desa Undrusbinangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Istimewa

Anda yang ingin menjajal Gua Coblong tersebut, ada banyak akses yang bisa dilalui. Dari pusat Kota Sukabumi bisa mengambil rute Jalan Bhayangkara kemudian dilanjut ke Jalan Parungseah atau bisa pula melalui Jalan Karamat. Setelah itu berhenti di persimpangan Bojongduren, Parungseah.

"Dari simpangan Bojongduren tinggal lurus menyusuri Jalan Undrusbinangun tujuh kilometeran. Dari kota mah kalau pakai roda empat sekitar 40 menit. Kalau pakai roda dua kurang dari 30 menit sudah sampai," tandas Budi.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian korban yang hanyut terbawa banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dilanjutkan hari ini, Rabu (23/9/2020).  Koorpos Basarnas Sukabumi, Faber Sinaga mengatakan, dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Ben Adler dari Montreal, Kanada, memproduksi sepeda buatan tangan dari bahan-bahan daur ulang yang diberi merek Etique. Pria 34 tersebut sudah membuat sepeda ramah lingkungan atau rebicycle selama...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi menyatakan tak sedikit Industri Kecil Menengah (IKM) yang masih bertahan di tengah imbas ekonomi akibat pandemi Covid-19. Kepala...

SUKABUMIUPDATE.com -  Perempuan lajang kini bukan lagi hal yang tabu atau mendapat stigma negatif dari masyarakat. Pasalnya, melajang merupakan pilihan hidup ketika menikah bukanlah tujuan. Mungkin sebagian wanita melajang karena...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya