Menu

24 Jan 2020, 21:24 WIB

Penuturan Warga Sekitar Lokasi Pembacokan di Perbatasan Sukabumi Cianjur

Aparat kepolisian menerjunkan Brimob Polda Jabar pasca bentrok pemuda di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/1/2020) malam. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah video viral beredar di jejaring sosial Facebook dan berseliweran di grup WhatsApp ihwal bentrokan dua kelompok pemuda, Jumat (24/1/2020).

BACA JUGA: Video: Viral Sejumlah Pemuda Penuh Luka Bacok di Perbatasan Sukabumi Cianjur

Selain bentrokan, dalam beberapa video juga nampak orang sedang terluka parah, hingga ada yang harus langsung mendapat perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Pasca Pembacokan di Perbatasan Sukabumi Cianjur, Beredar Info Serangan Balik

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di sekitar kawasan pabrik pinggir Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Pantauan di lapangan, aparat keamanan TNI-Polri langsung diterjunkan ke lokasi. Bahkan puluhan personel Brimob Polda Jabar juga diterjunkan di lokasi.

BACA JUGA: Viral Sejumlah Pemuda Penuh Luka Bacok di Perbatasan Sukabumi Cianjur

Saksi mata di lokasi kejadian, MS mengaku tak tahu persis bagaimana bentrokan bermula. Namun, ia yang sehari-hari beraktivitas di lokasi kejadian itu menyebut tiba-tiba saja dua kelompok pemuda mengeluarkan senjata tajam dan bambu kuning pada saat jam bubar pabrik.

"Kejadiannya pas bubar pabrik. Langsung pada datang gitu aja keluarin golok dan bambu kuning. Saya mah fokus menyelamatkan warga dan karyawan pabrik yang enggak tahu apa-apa," ujar MS kepada sukabumiupdate.com, pasca kejadian.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Agus Dwi Santoso, mengingatkan kembali tiga mekanisme penularan Covid-19. Satu di antaranya adalah penularan lewat udara atau airborne yang disebutnya dapat terjadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan tak akan seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin Covid-19. Rencananya, pemerintah akan memberi vaksin kepada 173...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya