Menu

24 Jan 2020, 20:36 WIB

Pasca Pembacokan di Perbatasan Sukabumi Cianjur, Beredar Info Serangan Balik

Suasana di TKP pembacokan anggota ormas di Jalan Raya Sukabumi Cianjur malam ini dijaga ketat aparat keamanan, Jumat (24/1/2020) | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Pasca pembacokan tiga pemuda di sekitar kawasan pabrik pinggir Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Jumat petang (24/1/2020) tadi, beredar informasi serangan balik dari kelompok korban. Pesan ini menyebar cepat dari grup grup whatsapp dan media sosial lainnya.

Berikut kutipan lengkap besan berantai yang menyebar pasca penyerangan yang melukai tiga anggota ormas BPPKB Banten. 

Informasi utk semua temen:

Malam ini harap berhati-hati karena informasi dari grup sebelah untuk daerah sukaraja dan sekitarnya akan ada penyerangan dari ormas Banten dgn sasaran ormas sapu jagad dgn masa sekitar 70 mobil. Pihak polres pun tengah bersiap-siap mencegah dan  mengantisipasi hal ini. 

Semoga tidak terjadi hal-hal  yg tidak diinginkan kepada kita semua. Disarankan untuk menghindari daerah tersebut, khawatir terjadi salah sasaran. Sampai dinyatakan kondusif.

Redaksi sukabumiupdate.com, pihak kepolisian belum memberikan keterangan apapun terkait insiden yang videonya viral di media sosial sejak Jumat petang. Puluhan anggota kepolisian malam ini terlihat berjaga di jalan masuk menuju kawasan pabrik di Kampung Satong Desa Titisan Kecamatan  sukalarang Kabupaten Sukabumi.

Empat mobil dinas kepolisian diparkirkan disepanjang jalan tersebut. Terlihat juga banyak aparat keamanan dari unsur TNI.

BACA JUGA: Viral Sejumlah Pemuda Penuh Luka Bacok di Perbatasan Sukabumi Cianjur

“Semoga tidak berbuntut panjang dan bisa diselesaikan,” jelas warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut dan enggan namanya dicantumkan dalam berita. 

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga anggota ormas BPPKB Banten terluka. Video kondisi para korban dan rekaman perkelahian di pinggir jalan raya Sukabumi – Cianjur ini menyebar cepat dan viral.

 

 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Agus Dwi Santoso, mengingatkan kembali tiga mekanisme penularan Covid-19. Satu di antaranya adalah penularan lewat udara atau airborne yang disebutnya dapat terjadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan tak akan seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin Covid-19. Rencananya, pemerintah akan memberi vaksin kepada 173...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya