Menu

24 Jan 2020, 19:33 WIB

Viral Sejumlah Pemuda Penuh Luka Bacok di Perbatasan Sukabumi Cianjur

Video salah seorang pemuda penuh luka bacok ditangan sedang berdiri dipinggir jalan dekat tugu batas Sukabumi Cianjur. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com – Video sejumlah pemuda penuh luka beredar di media sosial dan grup whatsapp, Jumat (24/1/2020). Dari banyak rangkaian video yang beredar dan viral korban diduga anggota ormas BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar) Banten.

“Tolong-tolong a1 a1, anak BPPKB batas dibacok,” jelas pria perekam video yang memperlihatkan dua pemuda berseragam hitam BPPKB Banten penuh luka dikepala dan wajah saat tengah ditangani tim medis. Dalam video tersebut, perekam juga menyebutkan kelompok penyerangannya, dan jumlah korban luka.

 

Tangkapan layar dari video dua pemuda penuh luka diwajah dan kepala di dalam kendaraan

"…korban tiga orang…,” jelas pria yang berulang-ulang meminta pertolongan melalui video tersebut.

BACA JUGA: Dua Kampung di Bojonggenteng Sukabumi Memanas, Buntut Keributan Antar Pemuda

Divideo lainnya terlihat seorang anggota BPPKB Banten tengah berada dipinggir jalan dengan latar belakang tapal batas Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. Pria tersebut memperlihatkan luka sabetan senjata tajam dilengan kirinya, sambil terus mengecam kelompok pelaku.

Tangkapan layar video yang merekam detik detik diduga perkelahian yang menyebabkan sejumlah pemuda terluka, di depan bangunan pabrik dipinggir jalan nasional perbatasan Sukabumi Cianjur

Pertarungan jalanan ini juga direkam oleh pengguna jalan raya Sukabumi Cianjur yang kebetulan melintasi. Dalam salah satu video terlihat perkelahian terjadi di depan bangunan dengan gerbang besar.

BACA JUGA: Viral Video Keributan di Jalan Ahmad Yani Sukabumi, Satu Orang Diduga Terluka di Bagian Kepala

Hingga berita ini tayangkan, redaksi sukabumiupdate.com masih berusaha mengkonfirmasi kejadian ini ke Polres Sukabumi Kota dan Polsek Sukalarang . “Saya lagi dijalan mau cek tkp,” jelas Kasatreskrim Polresta Sukabumi, AKP Maolana, singkat kepada sukabumiupdate.com, Jumat malam (24/1/2020).

Reporter : OKSA BC
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan tak akan seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin Covid-19. Rencananya, pemerintah akan memberi vaksin kepada 173...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi kian gencar mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Bersama para pemuka agama, Pemkot Sukabumi melakukan penanganan Covid-19 dengan menggencarkan protokol kesehatan melalui gerakan 3M yakni...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya