Menu

Kamis, 17 Oktober 2019, 18:27 WIB

Pendatang yang Dilaporkan Warga Cidahu Sukabumi Ternyata Dirikan Bangunan di Lahan TNGHS

Bangunan semi permanen dibangun pendatang di lahan TNGHS Sukabumi. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Para pendatang asal Jakarta dan Depok yang kini tinggal di Kampung Padepokan, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, sempat membuat warga setempat resah. Hingga akhirnya, Muspika Cidahu harus melakukan mediasi, Kamis (17/10/2019) di Aula Kantor Kecamatan Cidahu.

BACA JUGA: Dicurigai Warga Cidahu Sukabumi, Pendatang Tinggal di TNGHS untuk Tirakat

Camat Cidahu, Ading Ismail mengatakan, warga pendatang tersebut mendirikan sebuah bangunan semi permanen di atas lahan milik negara, tepatnya di lahan yang dikelola Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Katanya baru dua minggu tinggal di situ. Rencananya mereka akan tinggal sekitar satu setengah bulan," ujar Ading kepada sukabumiupdate.com, usai mediasi.

BACA JUGA: Pendatang yang Dilaporkan Warga Cidahu Sukabumi dari Depok dan Jakarta

Ading menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, para pendatang ini awalnya tinggal di bangunan bernama Pondok Gusti. Lokasinya di atas perkampungan. Namun lama-kelamaan membangun sebuah rumah tepat di samping Pondok Gusti.

"Jelas itu sudah menyalahi aturan, karena itu tanah milik negara dan dilarang bermalam di sana," terangnya.

BACA JUGA: Takut Jadi Lokasi Latihan Teroris, Warga Cidahu Sukabumi Laporkan Pendatang di TNGHS

Lanjut Ading, pihaknya sudah meninjau lokasi tersebut. Di dalam rumah semi permanen itu ditemukan banyak sembako keperluan sehari-hari. Ading menyebut sembako-sembako itu akan diberikan kepada masyarakat.

"Sembako itu kayak beras, mie instan, pokoknya keperluan sehari-hari. Seharusnya kalau niatnya bagus seperti itu, terbuka lah sama warga sekitar, kan ini mah enggak," lanjut Ading.

BACA JUGA: Densus 88 Anti Teror, Temukan Bom Rakitan di Kebun Singkong Desa Tenjolaya Sukabumi

Tindakan selanjutnya, Ading sudah bersama Muspika Kecamatan Cidahu memutuskan untuk membongkar bangunan tersebut, dan para pendatang sudah kooperatif atas keputusan ini. "Besok akan dibongkar," tandasnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono menghadiri sosialisasikan kebijakan pengelolaan Transfer Dana ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2020, di Aula Chakti Buddhi Bhakti Kantor Pusat...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Pasirpogor RT 01/07, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat pria tua di dalam rumah, Kamis (14/11/2019). Pria tersebut diketahui...

SUKABUMIUPDATE.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad, mengundang 60 orang generasi muda Pakistan dari tiga perguruan tinggi di Islamabad dan Rawalpindi untuk terlibat aktif dalam workshop batik eco-printing,...

SUKABUMIUPDATE.com - BMKG mencatat hingga pukul 06.59 WIB, ada sebanyak 74 aktivitas gempa susulan di laut Maluku Utara (Malut) setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jailolo, Maluku Utara...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya