Menu

Rabu, 14 Agustus 2019, 08:52 WIB

Dimediasi Polisi dan TNI, Pemilik Warung Miras di Purwabakti Janji Tak Jualan Lagi 

Penandatangan surat kesepakatan bersama yang di dalamnya ada tiga point kesepakatan antara ormas islam dengan pemilik warung miras yang disaksikan jajaran Polsek Kalapanunggal dan Koramil Kalapanunggal, Selasa (13/8/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Perselisihan antara ormas islam di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dengan pemilik warung minuman keras (Miras) di daerah Cigarehong, Desa Purwabakti, Pamijahan, Kabupaten Bogor berakhir dengan mediasi yang dilakukan Selasa (13/8/2019) malam. 

"Masalah sudah clear," ujar anggota Koramil Kalapanunggal Sersan Kepala Rahmat Suryana dalam pesan WhatsApp yang diterima sukabumiupdate.com, Rabu (14/8/2019).

BACA JUGA: Tegang Sweeping Miras, TNI Polri Pertemukan Ormas Islam di Kabandungan dan Pemilik Warung

Menurut Rahmat, dalam pertemuan yang difasilitasi Danramil Kalapanunggal Kapten Inf. Supriyana serta Kapolsek Kalapanunggal AKP Ujang Rahimin ini kedua belah pihak yaitu ormas islam dan pemilik warung miras sepakat untuk berdamai dan tertuang tiga point perjanjian yang ditandatangani lima orang dari masing-masing pihak.

"Pertama, kedua belah pihak tidak akan melanjutkan persoalan ini secara hukum kecuali secara kekeluargaan," ujar Rahmat.

Kedua, masing-masing pihak telah sepakat berdamai. Dan ketiga, kedua belah pihak berjanji tidak akan melakukan tindakan serupa. 

BACA JUGA: Puluhan Botol Miras Diamankan dalam Operasi Gabungan di Ciracap Sukabumi

"Di point ketiga juga tertulis pihak kedua yang atas nama Tatang Kubil berjanji tidak akan menjual minuman keras lagi, dan pihak pertama atas nama Endang Suherdi tidak akan melakukan tindakan di luar hukum yang berlaku," pungkasnya. 

Perselisihan ini merupakan buntut dari aksi sweeping ormas islam ke warung miras milik Tatang Kubil pada malam takbiran Idul Adha, Sabtu (10/8/2019). Anggota ormas tersebut nekat melakukan sweeping hingga ke wilayah Bogor karena resah. Warung miras tersebut disinyalir menjadi sumber peredaran miras bahkan hingga ke wilayah Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Operasi Gabungan di Cikembar Sukabumi, Ratusan Botol Miras Diamankan

Kedatangan massa sempat memicu ketegangan dengan pemilik warung, hingga akhirnya pintu warung didobrak. Pasca sweeping sempat beredar kabar di media sosial akan ada balas dendam dari pihak yang diontrog, hingga memicu ketegangan di daerah perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor tersebut. Aparat kemudian menemukan orang yang memposting status tersebut dan terungkap bahwa niatnya hanya memprovokasi.

Reporter : CRP 3
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dinding samping dapur milik Juariah (73 tahun) ambruk pada Senin (12/8/2019) lalu. Rumah yang berada di Kampung Pondokkaso Tonggoh, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Gas elpiji ukuran 3 kilogram meledak di rumah Mimin Minkarsih (75 tahun) di Kampung Cipanggulaan RT 07/03, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/8/2019). Kencangnya ledakan...

SUKABUMIUPDATE.com - BMKG Stasiun Meteorologi Jatiwangi meliris informasi peta sebaran hotspot atau titik panas di Jawa Barat berdasarkan pantauan sensor modis data tanggal 12 Agustus 2019 pukul 07.00 WIB...

SUKABUMIUPDATE.com - Pengungkapan kasus penyelundupan bahas sepatu merk adidas oleh dua oknum karyawan PT GSI II Sukalarang Kabupaten Sukabumi masih menyisahkan misteri. Kedua pelaku ternyata sudah sering beroperasi bahkan memiliki bengkel...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya