Menu

10 Jun 2019, 17:30 WIB

Jorok! Sungai di Kampung Pajagan Cisolok Sukabumi Banyak Sampah

Musin saat menunjukan tumpukan sampah di Sungai Cipajagan, Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/6/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Sampah menumpuk di aliran Sungai Cipajagan, Kampung Pajagan RT 01/07 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Perilaku Buang Sampah Sembarang Ancam Jalur Wisata Sukabumi Selatan

Sampah didominasi limbah rumah tangga. Mulai dari sampah plastik, botol bekas minuman, kardus, serta aneka ragam sampah jenis lainnya.

"Penumpukan sampah di aliran sungai Kampung Pajagan ini sudah terjadi sejak lama," kata Ketua RT setempat, Musin (53 tahun) saat menunjukan tumpukan sampah di sungai, Senin (10/6/2019).

BACA JUGA: Jorok! Warga yang Melintas Dijalan Surade Buang Sampah Sembarangan

Musin menilai, tumpukan sampah ini mencerminkan kesadaran masyarakat yang masih rendah. Masih banyak yang membiasakan diri membuang sampah ke sungai.

"Yang membuang sampah kesini bukan hanya masyarakat sekitar. Ada juga sampah kiriman dari kampung lain yang sengaja membuang sampah ke aliran sungai sini," jelasnya.

BACA JUGA: Tak Sedap Dipandang, Sampah Numpuk di Tikungan Kondang Jalan Jampangkulon-Surade

Bukan tak ingin berbuat, lanjut Musin. Sebagai Ketua RT dirinya sudah sering memberikan imbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Ia juga sudah menyampaikan keluhan soal sampah ini ke aparatur desa setempat agar dibuat plang larangan membuang sampah ke sungai.

BACA JUGA: Musim Liburan, DLH Imbau Wisatawan Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

"Kalau rapat di desa saya sering menyampaikan aspirasi agar aparatur desa membantu membuat plang larangan membuang sampah ke sungai. Namun sejauh ini belum ditanggapi. Ya, setidaknya masyarakat bisa mengerti dan mau menurut kalau aparatur desa yang melarang," lanjutnya.

"Kalau sudah begini kan dampaknya kerasa sendiri. Bau tak sedap yang menyengat, banyak nyamuk. Kalau tidak segera dibersihkan, khawatir masyarakat di sekitar sini bisa kena penyakit demam berdarah," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mulai membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2020. Pada tahap pertama...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) saat ini sudah memiliki model percontohan Agriculture War Room (AWR). Hal itu nantinya akan digunakan sebagai model...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar mengejutkan datang dari aktor Ashraf Sinclair, suami Bunga Citra Lestari. Ashraf dikabarkan meninggal dunia karena sakit jantung. Dari informasi yang diperoleh Suara.com, Ashraf Sinclair meninggal dunia, Selasa...

SUKABUMIUPDATE.com - Di era digital saat ini, banyak orang yang baru memulai membangun bisnisnya, karena kemudahan yang didapat dan biaya promosi yang tidak terlalu mahal. Kehadiran media sosial membantu...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya