Menu

08 Jun 2019, 06:00 WIB

Musim Liburan, DLH Imbau Wisatawan Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

Sampah menumpuk di objek wisata Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Libur panjang pasca Idul Fitri 1440 Hijriah, menjadikan masyarakat melakukan kunjungan wisata ke beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Hampir semua objek wisata pantai di kawasan Palabuhanratu banyak di kunjungi wisatawan.

BACA JUGA: Sampah di Pantai Loji, DLH Kabupaten Sukabumi Siapkan Jaring di Muara Sungai Cimandiri

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina meminta seluruh wisatawan untuk menanamkan pola pikir sadar lingkungan dalam gerakan "Mudik Asyik Tanpa Sampah Plastik".

"Imbuannya itu sesuai surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah B3," ujar Dedah kepada sukabumiupdate.com, Jumat (7/6/2019).

BACA JUGA: DLH Beberkan Kelanjutan Program ICM, Pengelolaan Pesisir dan Laut Kabupaten Sukabumi

Dedah menjelaskan, surat edaran itu berisi tentang pelaksanaan mudik yang lebih bersih dan ramah lingkungan tanpa sampah, terutama sampah plastik. Salah satu upaya yang dilakukan DLH, sambung Dedah, adalah dengan penyediaan fasilitas penampungan sampah di beberapa titik secara terpisah. Seperti diantaranya di pom bensin, rumah makan, rest area, lokasi wisata dan sejumlah lokasi lainnya.

BACA JUGA: Sampah Numpuk di Jalur Wisata Pantai Cibuaya Sukabumi, DLH Ingatkan Hal Ini

"Kita sudah memberikan imbauan dan ajakan untuk menggunakan peralatan makan dan minum yang dapat digunakan berulang kali seperti wadah makanan, sendok, garpu dan botol air minum. Menghindari penggunaan plastik sekali pakai," kata Dedah.

"Kantong plastik kresek, sedotan plastik, air minum dalam kemasan, makanan dan minuman dalam kemasan plastik serta kemasan styrofoam agak dikurangi. Kita juga sudah menyediakan unit khusus di lapangan yang nantinya menangani sampah sekaligus sebagai tempat edukasi pengurangan sampah plastik di lapangan," pungkas Dedah.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah lebih dari dua minggu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) karena terjangkit Virus Corona jenis baru atau COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Polsek Jampang Tengah menyita ratusan botol minuman keras (miras) yang dijual di tempat berkedok warung jamu di wilayah Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi. 202 botol miras tersebut disita dalam...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya