Menu

28 Mei 2019, 13:18 WIB

Tak Sedap Dipandang, Sampah Numpuk di Tikungan Kondang Jalan Jampangkulon-Surade

Sampah menumpuk di pinggir Jalan Provinsi ruas Jampangkulon-Surade, tepatnya di tikungan Kondang, Kampung Neglasari, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Sampah lagi-lagi menumpuk di pinggir Jalan Provinsi ruas Jampangkulon- Surade, tepatnya di tikungan Kondang, Kampung Neglasari, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

Pantauan sukabumiupdate.com, sampah yang didominasi kantong plastik ini menumpuk hingga meluber ke badan jalan. Bahkan sampah berceceran ketika ada kendaraan melintas atau terbawa angin. Keadaan ini pun tak sedap dipandang.

BACA JUGA: Perilaku Buang Sampah Sembarang Ancam Jalur Wisata Sukabumi Selatan

"Kami baru lihat hari ini, banyak sampah berserakan," ujar Ade Ukat (45 tahun) warga Kampung Purwasedar, Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (28/5/2019).

Ade mengatakan, lokasi tersebut memang sering dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan. Sering sampah-sampah yang menumpuk itu diangkut truk kebersihan tapi besoknya ada lagi yang buang sampah ke lokasi tersebut. Selain tikungan Kondang, sampah kadang juga dibuang ke Sungai Cikarang.

"Kadang juga sering membuang sampah ke Sungai Cikarang," pungkasnya.

BACA JUGA: Jorok! Warga yang Melintas Dijalan Surade Buang Sampah Sembarangan

Sementara itu, koordinator Tarkim Wilayah VI Jampangkulon Wawan Setiawan, mengungkapkan tempat tersebut sering dijadikan pembuangan sampah liar.

"Kami sudah beberapa kali membersihkan dan mengangkut sampah tersebut, bahkan sudah berkordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak desa. Kami akan segera menindaklanjuti, dengan mengangkut sampah tersebut," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya