Menu

10 Jun 2019, 06:00 WIB

Waduh! Sengatan Ubur-ubur di Wisata Pantai Palabuhanratu Meluas

Petugas Medis di pos pelayanan Pantai Citepus Istiqomah, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat mengobati pengunjung yang tersengat Ubur-ubur, Minggu (9/6/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus wisatawan tersengat ubur-ubur di objek wisata Pantai Palabuhanratu terus meluas. Sebelumnya, Sabtu (8/6/2019) tercatat 11 orang pengunjung tersengat ubur-ubur. Namun pada Minggu (9/6/2019), kembali ditemukan wisatawan Pantai Citepus Palabuhanratu yang mengeluh sakit dan gatal-gatal lantaran disengat ubur-ubur.

BACA JUGA: Setelah Karanghawu, Wisatawan di Pantai Citepus Istiqomah Juga Diserang Ubur-ubur

Ketua Harian Balawista, Yanyan Nuyanto memaparkan, di beberapa pos Pantai Citepus, seperti pos Pantai Citepus Istana presiden, Kebonkalapa dan Pantai Istiqomah masih ada kasus wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Tercatat korban sengatan ubur-ubur bertambah tujuh orang.

"Tapi alhamdulillah tim medis dari Polres Sukabumi, Palang Merah Indonesia, Puskesmas Dinas Kesehatan dan Basarnas Pos SAR Sukabumi cepat tanggap dan siaga terus melakukan pengamanan, sehingga tidak ada korban yang mendapat perawatan sampai dibawa ke rumah sakit," jelasnya, Minggu (9/6/2019).

BACA JUGA: Belasan Wisatawan Pantai Palabuhanratu Disengat Ubur-ubur

Yanyan menjelaskan, tim gabungan yang bersiaga di lokasi sudah melakukan upaya upaya preventif dengan terus melakukan imbauan kepada pengunjung, termasuk dengan patroli cek kondisi objek wisata pantai.

"Tadi upaya efektif menarik dan meminta wisatawan untuk tidak turun ke air dan berhati-hati saat duduk di pantai, dengan memastikan tempat aktivitasnya aman dari ubur-ubur," lanjut Yanyan.

BACA JUGA: Sempat Ada Sengatan Ubur-ubur, Wisatawan Tetap Padati Pantai Karanghawu Palabuhanratu

Yanyan saat itu juga menginformasikan kepada wisatawan apabila terkena sengatan ubur-ubur untuk segera menghubungi petugas Lifeguard Balawista atau petugas medis di lapangan yang ada di pos pelayanan.

"Tadi juga sudah diinformasikan kepada setiap pengunjung. Bilamana tersengat ubur-ubur, segera melapor supaya cepat mendapat penanganan medis," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Imbauan isolasi diri atau jaga jarak fisik dikeluarkan pemerintah di masa pandemi virus corona ini. Dilansir dari tempo.co, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan,...

  SUKABUMIUPDATE.com - Wartawan masih terus bekerja melakukan peliputan di tengah penyebaran wabah Corona atau Covid-19. Bahkan saat ini, wartawan sering masuk keluar rumah sakit untuk mendapatkan berita tentang penanganan...

SUKABUMIUPDATE.com - Cikie Wahab punya cara baru menemani anaknya dan bocah lain saat wabah virus corona mengharuskannya bekerja dari rumah. Perempuan 34 tahun asal Pekanbaru ini memanfaatkan buku-buku dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hingga saat ini, isu Covid-19 outbreak telah masuk dan menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Dilansir dari suara.com, pemerintah pusat menganjurkan seluruh lapisan masyarakat untuk work from...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya