Menu

09 Jun 2019, 12:30 WIB

Setelah Karanghawu, Wisatawan di Pantai Citepus Istiqomah Juga Diserang Ubur-ubur

Petugas saat mengobati salah seorang wisatawan yang disengat ubur-ubur di Pantai Citepus Istiqomah, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu (9/6/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah wisatawan di kawasan Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kembali diserang ubur-ubur.

Empat orang wisatawan yang sedang berenang di Pantai Citepus Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu terkena sengatan ubur-ubur, Minggu (9/6/2019) siang.

BACA JUGA: Belasan Wisatawan Pantai Palabuhanratu Disengat Ubur-ubur

"Tadi kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB yang masuk laporan ada empat orang tadi juga sudah ditangani tim medis," ujar Vidi Octanuari, Dantim Basarnas Pos SAR Sukabumi.

Lebih lanjut, Vidi mengatakan korban sengatan ubur-ubur di Pantai Citepus Istiqomah terdiri dari dua orang anak-anak dan dua orang dewasa. Mereka mengeluhkan gatal-gatal dan mengaku badannya terasa panas.

BACA JUGA: Asyik Berenang, Bocah 13 Tahun Nyaris Tewas Digulung Ombak Karanghawu Palabuhanratu

Dilihat dari kondisinya, kata Vidi, dipastikan bahwa pengujung tersebut disengat ubur-ubur. Sebab kondisinya sama dengan pengunjung yang disengat ubur-ubur di Pantai Karanghawu Sabtu (8/6/2019).

"Kemarin kan saya cek lokasi korban yang di Pantai Karanghawu, dilihat dari gejalanya korban ini tersengat ubur-ubur," pungkasnya.

Kepala Pos Pelayanan Istiqomah, AKP Jaka Sudira menambahkan dengan adanya kejadian tersebut pihaknya langsung mengerahkan seluruh anggota pos pelayanan untuk menyampaikan himbuan kepada para pengunjung agar selalu tetap waspada dan berhati hati namun tetap tenang dan tidak panik.

"Alhamdulillah setelah melakukan cek lokasi kejadian tidak ditemukan lagi ubur-ubur, namun kita tetap tadi sudah memberi peringatan dan himbuan jangan terlalu berenang ketengah cukup berenang di pinggir pantai," singkatnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah lebih dari dua minggu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) karena terjangkit Virus Corona jenis baru atau COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Polsek Jampang Tengah menyita ratusan botol minuman keras (miras) yang dijual di tempat berkedok warung jamu di wilayah Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi. 202 botol miras tersebut disita dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah penelitian menunjukkan 8 persen pasien COVID-19 di Wuhan, Cina, menderita sakit kepala. Dilansir dari tempo.co, ini menunjukkan sakit kepala merupakan salah satu gejala yang diderita oleh...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah pusat mewajibkan masyarakat menggunakan masker jika berpergian ke luar rumah. Hal itu sesuai rekomendasi dari WHO (World Health Organization) sebagai upaya pencegahan Virus Corona atau Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya