Menu

08 Jun 2019, 21:57 WIB

Belasan Wisatawan Pantai Palabuhanratu Disengat Ubur-ubur

Kepala Pos Balawista Pantai Sunset, Andri Wijaya menunjukan ubur-ubur Jalatong yang sempat menyengat wisatawan, Sabtu (8/6/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah pengunjung di objek wisata Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi tersengat ubur-ubur, Sabtu (8/6/2019).

Kepala Pos Balawista Pantai Sunset, Andre Wijaya mengaku, sekitar pukul 15.30 WIB menerima laporan adanya ubur-ubur yang terdampar di sekitar Pantai Sunset, disusul laporan dua orang pengunjung tersengat ubur-ubur.

BACA JUGA: Tiga Wisatawan Asal Bogor Nyaris Menjadi Korban Keganasan Ombak Palabuhanratu

"Yang kena sengatan warga sekitar, masih anak anak. Keduanya langsung ditangani, diberi pertolongan memakai cuka dan rumput boboledan. Setelah itu tadi juga langsung pulang," ujar Andre kepada sukabumiupdate.com.

Lebih lanjut, Andre menjelaskan, gejala yang ditimbulkan akibat sengatan ubur-ubur tersebut membuat korban mengalami rasa gatal disertai bintik merah.

"Dalam bahasa nelayan jenisnya Jalatong. Biasanya tidak pernah muncul disini, paling juga kemunculannya saat air laut dingin dan di tengah laut," jelasnya.

Anggota Polsek Cisolok saat melakukan penanganan medis terhadap korban yang tersengat ubur-ubur di Pantai Karanghawu, Sabtu (8/6/2019). | Sumber Foto: Istimewa

Untuk selanjutnya, sambung Andre pihaknya, langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Cisolok untuk penanganan selanjutnya.

"Korban tadi langsung pulang. Ubur-ubur jenis ini memang berbahaya, begitu tersengat selang beberapa menit korban biasanya langsung menggigil. Alhamdulillah cepat tertangani, tidak apa apa," ujar Andre.

"Kita juga tadi langsung mengimbau pengunjung yang sedang berenang agar berhati-hati. Sekarang mah sepertinya sudah tidak ada lagi tapi tetap kita pantau di khawatirkan ada lagi ubur uburnya," pungkasnya.

BACA JUGA: Asyik Berenang, Bocah 13 Tahun Nyaris Tewas Digulung Ombak Karanghawu Palabuhanratu

Di lokasi berbeda, Kapolsek Cisolok, AKP Fery Polos mengatakan, pihaknya beserta anggota yang sedang melakukan pengawasan dan pengamanan di objek wisata pantai Karanghawu melakukan pengecekan sekitar pantai dan di temukan 11 orang pengunjung tersengat ubur-ubur.

"Para korban langsung mendapat penanganan medis di Pos Pelayanan Lebaran 2019 Karanghawu. Mereka rata-rata mengeluhkan gatal setelah tersengat ubur-ubur," tegasnya.

"Jenisnya memang berbahaya kalau tidak dilakukan tindakan cepat. Menurut keterangan medis, orang yang tersengat ubur ubur itu secara langsung reaksinya gatal, panas dan menggigil. Namun apabila cepat ditangani tidak berbahaya," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menerbitkan surat edaran agar pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah dengan status pembatasan sosial berskala...

SUKABUMIUPDATE.com - KNPI Kecamatan Surade, Komunitas Brutalla, Jampang Peduli (Jampe) dan para relawan di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi melaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer serta masker.  Selama dua minggu dilaksanakan,...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama pandemi virus corona, masyarakat diwajibkan untuk berdiam di rumah. Dilansir dari tempo.co, hal yang sama pun berlaku bagi pasangan suami istri. Sayangnya, kebersamaan yang ditambah dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar memutuskan, pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) untuk SMA sederajat di rumah masing-masing kembali diperpanjang hingga 27 April 2020 mendatang.  Perpanjangan PBM ini merupakan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya