Menu

Rabu, 24 April 2019, 16:42 WIB

Tanah Retak di Kertaangsana Sukabumi, Dua Lokasi Pengungsian Disiapkan

Warga Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi hendak mengungsi ke tempat yang lebih aman, Rabu (24/4 /2019). | Sumber Foto:Demmi Pratama

SUKABUMIUPDATE.com - Dampak tanah retak, tiga kepala keluarga di Kampung Gunungbatu RT dan Kampung Pasirsalam Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi terpaksa mengungsi. Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi, mengingat kondisi tanah yang belum stabil hingga menuai kekhawatiran.

BACA JUGA: Satu Persatu Warga Kertaangsana Sukabumi Mengungsi, Tanah Retak Makin Parah

Pemerintah setempat, mencakup BPBD, camat, kepala desa kemudian meninjau lokasi dan berdialog dengan masyarakat yang terdampak. Warga yang terdampak juga akan disediakan lokasi pengungsian.

"Kondisi sekarang retakan tanah semakin meluas dan ada beberapa rumah yang sudah  tidak bisa dihuni karena rusak parah. Kami imbau warga sekitar Kampung Gunungbatu untuk tetap waspada pergerakan tanah dan mengungsi di tempat pengungsian di kantor desa dan pasar Kertaangsana," kata Camat Nyalindung, Antono kepada sukabumiupdate.com, Rabu (24/4 /2019).

BACA JUGA: Tanah Retak di Desa Kertaangsana Sukabumi Meluas, Warga Tetap Bertahan Tunggu Solusi

"Untuk upaya lain, kami beserta warga dan aparat desa melakukan pembelokan saluran air yang melintas di daerah retakan. Juga kami melihat kondisi saat ini dipandang perlu adanya kajian teknis dari Badan Geologi untuk mitigasi bencana. Apalagi saat ini curah hujan masih tinggi," sambungnya.

Informasi yang dihimpun, di Kampung Gunungbatu yang terdampak ada di RT 01, 02, 03 RW 09. Kemudian di Kampung Pasirsalam yang terdampak ada di RT 05 RW 05.

BACA JUGA: Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi, Satu Rumah Terancam Amblas

"Kami juga mengimbau masyarakat supaya tetap waspada, apalagi jika hujan kembali turun. Jika memang merasa terancam silahkan melaporkan pada petugas dan mengungsi ke tempat yang sudah disediakan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pergerakan tanah menyebabkan jalan amblas dan rumah warga rusak di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bencana ini juga membuat retakan besar di sawah warga. Peristiwa itu terjadi sejak Selasa (16/4/2019) lalu akibat hujan yang terus menerus mengguyur.

Reporter : DEMMI PRATAMA
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa warga yang terdampak pergerakan tanah atau tanah retak di Kampung Gunungbatu RT 02/09 Kedusunan Liunggunung, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi hanya bisa pasrah saat diberi...

SUKABUMIUPDATE.com - Dampak tanah retak, ratusan warga Kampung Gunungbatu, Kadusunan Liunggunung, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi hingga kini masih berlindung di dalam tenda pengungsiaaan. Lokasi pengungsian berada di...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan dengan intensitas tinggi dan adanya proyek pengecoran di ruas Jalan Raya Sukabumi-Bogor, mengakibatkan bahu Jembatan Cikalang, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, diterjang longsor, Rabu...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak tujuh partai harus berbagi kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Sukabumi. Dapil tersebut meliputi sembilan kecamatan, yaitu Nyalindung, Jampang Tengah, Purabaya, Sagaranten, Curugkembar, Cidadap, Cidolog, Pabuaran,...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya