Menu

13 Nov 2018, 17:42 WIB

Wabup Sukabumi Siapkan Kolaborasi dengan Provinsi Jabar

Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah. | Sumber Foto:Humas Pemkab

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023 di Trans Convention Centre The Trans Luxury Hotel Jalan Gatot Subroto No 289 Bandung, Selasa (13/11/2018).

Gubernur Jawa Barat (Jabar), M. Ridwan Kamil saat membuka acara tersebut mengatakan RPJMD merupakan dokumen perencanaan lima tahun kedepan. Arah Jabar selama lima tahun kedepan akan dibawa kepada sebuah semangat yang diberi kalimat Jabar juara lahir dan batin.

"Juara artinya disemua aspek kita harus terdepan, terbaik, tercepat dan tertinggi. Lahir batin artinya kehidupan ini tidak hanya yang terlihat oleh fisik tapi juga yang terasa oleh batin maka religiusitas, spiritualitasnya juga juara." ujarnya.

Gubernur Jabar yang akrab disapa kang Emil ini menambahkan, Jabar juga akan di jadikan percontohan sebuah wilayah yang baldatun thoyyibatun wa robbun Ghofur.

"Kita akan jadikan Jabar menjadi Propinsi terbaik dalam dunia digital, dengan revolusi digital kita ingin mengedepankan infrastruktur terbaik di republik ini" jelasnya.

Lanjut Emil, Jabar juga akan memprogramkan satu desa satu perusahaan, tak hanya itu ia juga akan menggenjot sektor pariwisata dengan infrastrutur yang baik sehingga melahirkan kesejahtraan bagi masyarakat.

BACA JUGA: Ingatkan Desa Soal Pemeriksaan BPK, Wabup Sukabumi Luncurkan Sipades

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sarjono menyampaikan bahwa Pemkab Sukabumi akan melakukan kolaborasi di perangkat daerah dalam rangka menyambut program  dalam RPJMD provinsi Jawa Barat.

"Sukabumi termasuk daerah yang banyak disebut. Bahkan Gubernur akan menjadikan pariwisata sebagai icon Jabar," katanya.

Lanjut Adjo, mudah-mudahan hal itu berdampak kepada infrastruktur di Kabupaten Sukabumi khususnya jalan akan semakin baik.

BACA JUGA: Disperkimsih Kabupaten Sukabumi: Program Kotaku Perlu Dukungan Masyarakat

"Khususnya lagi jalan provinsi kondisinya akan semakin baik dengan dukungan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat" jelasnya.

Adjo menilai, jika infrastruktur jalan baik maka  konektivitas akses menuju pariwisata itu akan menjadi lebih baik, mudah, dan pasti dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi untuk pengembangan Geopark Ciletuh Palabuhanratu dan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Cikidang pun, tambah Adjo perlu dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat terlebih terkait dengan kawasan pariwisata, karena tidak hanya di kawasan Geopark saja.

BACA JUGA: 77 Ha di Dua Kecamatan Ini Kumuh, Pemkab Sukabumi Siapkan Program Kotaku

"Walaupun tantangannya saat masih cukup berat, karena setiap destinasi tentu kita harus tunjuk badan pengelola, meningkatkan fasilitas akomodasi, meningkatkan sumber daya manusianya juga" terangnya.

Adjo mengaku bahwa saat ini untuk pengembangan geopark harus segera menetapkan blok plan dari tiap-tiap geosite destinasi sehingga pembangunannya dapat terkendali.

"Kalau tumbuh UKM atau IKM yang memasarkan produk nantinya sudah dipetakan di titik-titik strategis sehingga tidak merusak kecantikan kawasan" pungkasnya.

Reporter : Humas Pemkab
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisian Resor Metropolitan Kota Tangerang menahan seorang staf unit Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang karena diduga terlibat aksi penipuan CPNS atau calon...

SUKABUMIUPDATE.com - Pasangan muda Melati Putri Supriatna (20 tahun) dan Rikjan Tri Syaban (19 tahun), menjadi perwakilan Kota Sukabumi dalam pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat. Genre merupakan...

SUKABUMIUPDATE.com - Yosi Dwi Ananda Putri, Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Pendidikan Biologi Universitas Pakuan, tengah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tematik mengenai COVID-19 di Desa Kalapanunggal,...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pelanggaran pembatasan kerumunan seperit yang belum lama terjadi gara-gara pentas dangdut Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor, dengan mengabaikan protokol kesehatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya