Menu

Jumat, 18 Oktober 2019, 13:20 WIB

Stok Sembako Hingga Panel Surya, Isi Bangunan Liar Pendatang Ilegal di TNGHS Cidahu Sukabumi

sembako dan panel surya yang disiapkan pendatang liar di TNGHS Cidahu Sukabumi | Sumber Foto:crp3

SUKABUMIUPDATE.com – Tim gabungan dari muspika Cidahu Kabupaten Sukabumi, Kamis kemarin (17/10/2019) mendatangi lokasi bermukim pendatang asal Jakarta dan Depok yang menghuni kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). 

Para pendatang ini ternyata sudah membangun rumah rumah semi permanen yang dilengkapi panen listrik tenaga matahari (surya) dan menimbun sembako, kebutuhan sehari-hari hingga sayur-mayur.

BACA JUGA: Hasil Mediasi, Para Pendatang di Cidahu Sukabumi Boleh Tinggal Sementara

“Jelas itu sudah menyalahi aturan, karena itu tanah milik negara dan dilarang bermalam disana apalagi sampai mendirikan bangunan. Ini kawasan TNGHS,” jelas Camat Cidahu, Ading Ismail saat meninjau lansung pemukiman liar di TNGHS yang masuk wilayah Kampung Padepokan, Desa Girijaya.

Ading menjelaskan mereka awalnya tinggal di Pondok Gusti bangunan milik TNHGS yang merupakan aset negara. Berdasarkan keterangan dari warga, lama-kelamaan pendatang yang berjumlah Sembilan orang ini membangun rumah semi permanen tepat disamping Pondok Gusti.

BACA JUGA: Pendatang yang Dilaporkan Warga Cidahu Sukabumi Ternyata Dirikan Bangunan di Lahan TNGHS

“Di dalam rumah semi permanen itu ditemukan terdapat banyak sekali sembako keperluan sehari-hari. Katanya sembako-sembako itu akan diberikan kepada masyarakat sebagai bakti sosial. Ada beras, mie instan, pokoknya keperluan sehari-hari. Kita juga menemukan panel listrik tenaga surya diatas bangunannya,” sambung Camat Cidahu.

Ia menegaskan niat pendatangan yang tidak melapor dan memberitahukan kegiatan mereka ke aparat setempat ini walaupun baik untuk bakti sosial dan ibadah tetap salah. Pendatang ini juga dinilai tertutup, padahal jarak dengan pemukiman warga di Kampung Padepokan tidak begitu jauh.

BACA JUGA: Takut Jadi Lokasi Latihan Teroris, Warga Cidahu Sukabumi Laporkan Pendatang di TNGHS  

Tindakan selanjutnya, Muspika Kecamatan Cidahu hari ini, Jumat (18/10/2019) akan membongkar bangunan tersebut dan para penghuninya sudah bersedia bermukin di Kampung Padepokan bersama warga. “Bangunannya akan dibongkar karena melanggar," tandasnya.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial ramai dengan video penggerebekan siswi SMA diduga melakukan aksi mesum di parkiran Mal Serang, Banten. Kedua sejoli tersebut nyaris diamuk oleh massa. Video penggerebekan tersebut diunggah...

SUKABUMIUPDATE.com – Uji terbang helikopter rakitan Jujun Junaedi warga Kampung Cibubuay, Desa Darmareja Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi dipastikan ditunda. Pria lulusan STM (sekarang SMK) ikut saran tim ahli LAPAN...

SUKABUMIUPDATE.com - Seekor Elang Brontok dilepasliarkan di Resort Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/11/2019). Burung pemangsa dengan nama latin...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah menyambut terbuka soal tawaran Hejo Ludeung (PKB-PPP) yang mempersilahkan Gerindra untuk menunjuk calon Bupati di Pilkada 2020 mendatang. Apalagi,...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya