Menu

11 Jul 2019, 00:17 WIB

Geng Motor Makin Menggila, Warga Parungseah Tewas Dibacok

Ilustrasi Geng Motor. | Sumber Foto:Tempo.co

SUKABUMIUPDATE.com - Keberadaan geng motor nampaknya semakin menjadi momok menakutkan bagi warga Sukabumi. Pasalnya, satu orang warga Sukabumi tercatat kembali menjadi korban ganasnya gerombolan geng motor tersebut. Acep Abdurahman alias Bulan (22 tahun), harus menemui ajalnya setelah sebelumnya dibacok secara brutal oleh gerombolan geng motor di wilayah Bhayangkara.

"Kalau tidak salah, korban itu meninggal hari Selasa di RS Assyifa," singkat Paur Subbag Humas Polres Sukabumi Kota, Bripka Solehudin, Rabu (10/7/2019) malam.

BACA JUGA: Ditabrak Geng Motor Hingga Masuk Rumah Sakit, Kisah Kapolsek Cibereum Kota Sukabumi

Peristiwa bermula, yaitu pada Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban dan temannya mengendarai motor melintas Jalan Bhayangkara Kelurahan Gunungpuyuh Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.

Tiba-tiba, ada sekelompok orang mengendarai motor dari arah belakang melempar gear motor dan mengenai punggung teman korban, kemudian pelaku memepet motor korban yang mengakibatkan korban dan temannya jatuh.

BACA JUGA: Teror Geng Motor dan Harapan Warga Kota Sukabumi Pada Polisi di HUT Bhayangkara Ke-73

"Lalu korban dibacok menggunakan senjata tajam jenis golok, ke bagian punggung dan kaki kanan bagian betis," sambung Soleh kepada sukabumiupdate.com.

Korban Acep Abdurahman merupakan warga Jalan Parungseah, Kampung Parungseah Lebak RT 03/03 Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Enjih Alias Gagu, Korban Pembacokan Geng Motor di Sukabumi Dikenal Banyak Polisi

Sementara itu, pada Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 02.00 WIB, Tim Buser yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim, bersama KBO Reskrim Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap pelaku.

"Pelaku bernama Sulaeman alias Strong (22 tahun), warga Kampung Sukamanah RT 02/05 Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Diamankan barang bukti satu buah senjata tajam jenis golok dengan panjang kurang lebih 57 sentimeter," pungkasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan sebanyak 5.412 bus pariwisata yang tak layak beroperasi pada musim libur natal dan tahun baru (nataru) 2019. Temuan itu setelah petugas Kemenhub melakukan inspeksi...

SUKABUMIUPDATE.com – Program Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP) bebas sampah plastik   di mulai dari Pantai Palangpang, Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi. Program GCP clean and green ini adalah rekomendasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 2019, Desa Pasirpanjang dan Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab dari Penjabat Sementara (Pjs) kepala...

SUKABUMIUPDATE. com - Danone-Aqua mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-Aqua yang secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya