Menu

20 Nov 2019, 09:10 WIB

Menteri Kemenakertrans Sambut Baik Program Hipki dan FKDB

Foto bersama Ketua Umum HIPKI, Asep Syarifudin bersama Ketua Umum FKDB Ayep Zaki dan Menteri Tenaga Kerja. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI), Asep Syarifudin bersama wakilnya yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki menyambangi kantor Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Kunjungan resminya itu untuk beraudiensi dengan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah di kantornya, Selasa 19 November 2019.

BACA JUGA: FKDB On Farm Sebagai Implementasi Ekonomi Keumatan

Dalam kesempatan itu, Asep Syaripudin menyampaikan program kerja HIPKI, perihal peningkatan kinerja SDM atau Sumber Daya Manusia Indonesia dan bagaimana membangun link and match industri dengan tenaga kerja, melalui program - program pelatihan dan sertifikasi.

Sedangkan Wakil Ketua Hipki, Ayep Zaki menyampaikan program kerja FKDB on Farm Development yang mana diperlukan tenaga penyuluh, yang terampil dan tersertifikasi dalam rangka meningkatkan produktifitas program-program pertanian di seluruh provinsi di Indonesia.

BACA JUGA: Panen Perdana FKDB on Farm Menjanjikan, Ini Hasilnya!

Dalam sambutannya Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah menyampaikan apresiasi dan menyambut baik penyampaian visi dan misi baik dari HIPKI maupun FKDB. Ida Fauziah mengharapkan adanya dukungan swasta dalam penciptaan lapangan kerja dan link and match dengan industri.

Terkait perihal tersebut Zaki menyampaikan bahwa FKDB on Farm Development sebagai mitra swasta untuk pemerintah, siap menyediakan tenaga kerja penyuluh yang terampil dan tersertifikasi dalam rangka peningkatan produktivitas di bidang pertanian yang tentunya dapat didukung oleh instansi Kemenaker.

Seperti di beritakan di berbagai media bahwa FKDB on Farm Development, telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas petani Indonesia. Khususnya petani padi, yang sebelumnya hanya menghasilkan 4-5 ton per ha menjadi 7.5 ton per ha.

BACA JUGA: FKDB Aktif di Literasi Perwakafan, Wujudkan Keadilan Sosial Indonesia Tanpa Riba

"Kami siap mendukung dan menyediakan para tenaga penyuluh yang terampil dan tersertifikasi di berbagai komoditas pertanian seperti padi, jagung, kopi, lada, bawang merah dan lainnya," kata pria yang akrab disapa Aa Zaki ini, Selasa (19/11/2019).

Zaki menyakini di kementerian pertanian juga telah menerjunkan para tenaga ahli. Namun mengingat demikian luas wilayah Indonesia ini tak ada salahnya bila program FKDB on Farm Development ini.

BACA JUGA: Selamat Hari Jadi ke-4 FKDB, Ini Sepak Terjang Empat Tahun Berkarya

"Selain nanti disampaikan kementerian pertanian, juga disampaikan pada kementerian tenaga kerja dan transmigrasi, sehingga di harapkan ada satu sinergi bersama semua unsur demi tercapai nya ketahanan dan kedaulatan pangan nasional," jelas Aa Zaki.

Ia menegaskan FKDB membuka diri untuk melakukan kerja sama dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas di sektor pertanian. "Ini juga sekaligus menciptakan lapangan kerja baru, khususnya para penyuluh pertanian dari pihak swasta," pungkas Ayep Zaki.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

SUKABUMIUPDATE.com – Kasus tewasnya Raisad Laksana P, siswa MAN 1 Cibadak yang dibacok oleh pelajar sekolah lainnya mengejutkan publik Sukabumi. Korban diserang dan dibacok pelajar lainnya usai menonton pertandingan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya