Menu

20 Jun 2018, 12:22 WIB

Harga Ikan Laut Naik karena Nelayan Masih Libur Lebaran

Aktivitas pedagang ikan di dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Harga ikan laut di pasar ikan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada libur lebaran mengalami kenaikan. Ikan layur yang awalnya Rp 75 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram. Selain itu, ikan etem Rp 35 ribu per kilogram dari harga Rp 30 ribu. Kenaikan juga terjadi pada etem kecil Rp 25 ribu per kilogram dari harga biasa Rp 20 ribu.

"Naik sekitar 30 persenan, tapi masih dianggap murah dari tahun kebelakang sampai 70 sampai 80 persen," ujar Muhammad Wildan (33 tahun) salah sorang penjual ikan di pasar Palabuhanratu.

BACA JUGA: Wisatawan Banjiri Kawasan Pantai Palabuhanratu, Tukang Tambal Kecipratan Rezeki

Kenaikan harga terjadi karena pasokan ikan dari nelayan kurang. Penyebabnya nelayan masih libur melaut karena lebaran.

"Barangnya lagi kosong ini, karena kebanyakan para nelayan masih menjalani liburan keluarga mungkin," jelas Wildan.

BACA JUGA: Data Sementara, 35 Wisatawan Terseret Ombak Palabuhanratu

Pedagang ikan lainnya, Rendi (28 tahun) menambahkan harga ikan tongkol kini mencapai Rp 30 per kilogram naik sekitar Rp 5000.

Kemudian ikan cumi-cumi Rp 30 ribu per kilogram dari Rp 25 ribu. Kenaikan yang paling tinggi terjadi pada udang laut yang mencapai Rp 400 ribu per kilogram.

BACA JUGA: Masih Pencarian! Wisatawan Asal Cileunyi Bandung Terseret Ombak Palabuhanratu

"Udang laut paling mahal sekarang mah bisa mencapai Rp 100 ribu perkilogram sampai Rp 400 ribu perkilogram karena saat ini bener bener lagi kosong pasokan udangnya," ujar Rendi.

Meski demikian ada beberapa jenis ikan laut yang tak mengalami kenaikan diantaranya kakap merah Rp 90 ribu per kilogram, kakap hitam Rp 70 ribu per kilogram kemudian bawal laut Rp 60 ribu per kilogram termasuk kepiting laut Rp 100 ribu per kilogram.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Untuk mempercantik tampilan eksterior, tak sedikit pengguna kendaraan roda empat memodifikasi bagian kaki-kaki dengan mengganti velg serta sepatu alias ban profil lebar. Biasanya modifikasi mobil itu dibarengi...

SUKABUMIUPDATE.com - Para penggali makam untuk jenazah COVID-19 di Jakarta mulai tak bersemangat karena dana insentif yang dijanjikan sebesar Rp1 juta lebih per bulan hingga kini tak kunjung cair. "Kalau...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil dengan omset di bawah Rp1 miliar gratis. "Kami sepakat omset di bawah Rp1 miliar masuk kategori...

SUKABUMIUPDATE.com - Petani kol di Kampung Sukanangon Desa Sukamekar Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi harus menelan pil pahit saat harga jual produk sayuran mereka jauh dari harapan. Ditemui di lokasi, salah...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya