Menu

Kamis, 15 November 2018, 14:47 WIB

Lebih Dekat Dengan Junaidi Tarigan, Satu Dari Lima Pendekar Hukum di NPU Sukabumi

Junaidi Tarigan, sebagai advokat usai menjalani sidang di Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Siapa sangka, advokat papan atas Sukabumi ini, mengawali kariernya dengan menumpang tinggal di rumah kerabat. Tarigan muda adalah sosok pekerja keras, hingga kemudian, setahap demi setahap suksespun bisa diraih sulung dari enam bersaudara ini.

Awal perjalanan pria yang akrab di sapa Bang Tarigan, ini pada tahun 1991 menginjakkan kakinya di Kota Sukabumi, dengan hidup menumpang di rumah kerabatnya.

“Mengawali karier pada awal tahun 1990-an sangat berat. Apalagi di sebuah kota yang sama sekali asing bagi saya. Boleh dikatakan saya belum punya siapa-siapa ketika tiba di sini. Saya harus mengawali semuanya dari nol,” tuturnya.

BACA JUGA: Mengenal Konsep Tiga Jalur Kelulusan dan Pendampingan Karir Prodi Ilmu Hukum NPU

Junaedi adalah anak sulung dari enam bersaudara. Ia bersama orang tua dan adik-adiknya tinggal dan lahir di kota berhawa sejuk Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Bemodalkan ijazah Sarjana Hukum Universitas Eka Sakti, Padang, Sumatera Barat, dan tiga setel pakaian, pria kelahiran 3 Desember 1963 ini menginjakkan kaki di Kota Mochi. Ia tinggal di rumah kerabat yang dipanggilnya Bang Sitepu, di kawasan Cimanggah. Dari Bang Sitepu itulah, Junaidi berkenalan dengan banyak orang di Sukabumi.

Karena pembawaannya yang supel, Junaedi dekat dengan banyak kalangan dari mulai tokoh masyarakat, partai politik, hingga masyarakat biasa.

BACA JUGA: Universitas Nusa Putra Sukabumi Persembahkan 1000 Beasiswa Anak Negeri

Hanya butuh beberapa tahun, namanya sebagai advokat mulai dikenal oleh masyarakat Sukabumi. Sampai akhirnya ia berkenalan HM. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. (almarhum, mantan Wali Kota Sukabumi 2003-2013).

Dengan Muslikh, pria yang hobi bermain golf ini membangun persahabatan saling menghargai dan menghormati. Wajar kalau Junaedi merasa kehilangan dan terpukul ketika Muslikh meninggal dunia saat masih menjabat Ketua DPRD Kota Sukabumi pada tanggal 21 Mei 2016. Muslikh adalah salah satu sahabat baiknya di Sukabumi.

Junaedi kemudian mendirikan kantor hukum sendiri dengan nama Kantor Hukum Junaidi Tarigan, S.H., M.M. & Rekan. Karena nama Junaedi yang sudah dikenal, kantor hukum tersebut cepat meraih kepercayaan dari masyarakat, pemerintahan, maupun kalangan korporasi. Kliennya antara lain, Korpri Kabupaten Sukabumi, PT GSI, RSUD Sekarwangi, PT L&B Indonesia, PT Citra, PT BPR Semesta Megadana, dan BPRS Attakwa.

BACA JUGA: DKV Universitas Nusa Putra Sukabumi Satu dari 5 kampus se-Indonesia diundang Ideafest

Selain itu, suami dari Dra. Elin Paulina, MM., dan ayah tiga anak ini kini menjadi Dosen Prodi Ilmu Hukum Universitas Nusa Putra. Elin sendiri juga menjadi dosen di perguruan tinggi yang berkampus di Jl. Raya Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi itu.

BIO DATA

JUNAIDI TARIGAN, SH., MM.

TTL: Berastagi, 3 Desember 1963

RIWAYAT PENDIDIKAN

1. S1, Fakultas Hukum Universitas Eka Sakti, Padang 1990

2. S2 Ipwija, Jakarta 2007 Jurusan MSDM

3. SK Pengacara/No Peradi Advokat 9210166

RIWAYAT PEKERJAAN

1. Korpri Kabupaten Sukabumi

2. PT GSI 

3. RSUD Sekarwangi

4. PT L&B Indonesia

5. PT Citra 

6. PT BPR Semesta Megadana

7. BPRS Attakwa

8. Dosen Prodi Ilmu Hukum Universitas Nusa Putra.

RIWAYAT ORGANISASI

1. Mantan Ketua AAI Sukabumi 

2. Ketua Dewan Penasehat Peradi Sukabumi

Reporter : HUMAS NUSA PUTRA/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Identitas mayat yang menggantung di kawasan hutan danau Talaga Warna, Kecamatan Nyalindung, Kabyupaten Sukabumi, Kamis (15/11/2018) terungkap. Ujang Maulana, dikenali keluarganya dari pakaian dan hanphone yang ditemukan...

SUKABUMIUPDATE.com - Identitas mayat membusuk yang ditemukan tergantung tali tak jauh dari Danau Talaga Warna, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/11/2018) akhirnya terungkap. Korban dikenali keluarganya dari jaket, kaos,...

SUKABUMIUPDATE.com - Nenti (45 tahun) yang melahirkan bayi lak-laki di sebuah pos ronda di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akan dijemput pulang agar bisa berkumpul bersama keluarganya di...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya