Light Dark

Beredar Foto Diduga Pelaku Pembacokan yang Menewaskan Pelajar SMK di Sukabumi

Sukabumi | 28 Oct 2021, 10:24 WIB
Ilustrasi: Foto diduga pelaku pembacokan yang menewaskan pelajar di Kota Sukabumi beredar di media sosial dan group WhatsApp. Hingga kini kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. | Dok Sukabumi Update

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar di media sosial Facebook dan group WhatsApp foto diduga pelaku pembacokan yang telah menyebabkan AM (19 tahun) pelajar di Kota Sukabumi tewas dengan luka parah di bagian kepalanya, Senin lalu pada 25 Oktober 2021.  

Salah satu alumni SMK, sekolah asal korban, berinisial CYD mengatakan foto dan screenshoot percakapan melalui layanan inbox Facebook beredar di media sosial serta group WhatsApp mengenai pelaku pembacok AM. 

Baca Juga :

"Di salah satu grup whatsapp dan media sosial tersebar foto yang diduga pelaku pembacok AM, bahkan ada chat inbox Facebook yang tersebar juga berisi percakapan tentang keributan yang telah menewaskan AM," ungkap CYD, Kamis (28/10/2021). 

Beredarnya foto diduga pelaku pembacokan ini juga diketahui oleh pihak keluarga korban AM. "Jadi belum jelas, kami belum yakin foto pelaku yang tersebar itu. Pastinya kami menunggu dan percaya kepada pihak kepolisian saja," ungkap YT, ayah tiri AM.

photoPelajar salah satu SMK di Kota Sukabumi tewas akibat luka bacokan di bagian kepalanya. - (Istimewa)

Pihak keluarga korban mengungkapkan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, terdapat pengakuan AM bahwa dirinya tengah diincar oleh pelajar lain.

Pengakuan itu diketahui pihak keluarga dari seorang perempuan yang diketahui menjalin hubungan dengan AM.

Baca Juga :

 "Jadi AM itu punya pacar, dia yang mengatakan kepada kami bahwa dua hari sebelum kejadian, AM sempat bicara tidak mau sekolah lagi karena dia merasa sudah terancam dan lagi dicari oleh para pelajar dari sekolahan yang diduga telah membacoknya itu," ungkapnya. 

Kini keluarga AM hanya bisa berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. "Sudah tiga hari belum ada kabar, polisi hanya bilang tolong aktipin terus HP saya, tetapi sampai saat ini belum ada kabar pelakunya ditangkap," kata YT.

Image

Riza

Reporter

Image

Toni Kamajaya