Light Dark

Penyelam Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Ciletuh Sukabumi

Sukabumi | 27 Oct 2021, 15:11 WIB
Korban hilang tenggelam di Sungai Ciletuh, Ciemas, Sukabumi, akhirnya ditemukan oleh penyelam. Jasadnya berada di dasar sungai. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Insan Fauzi, bocah 5 tahun yang hilang akibat tenggelam di Sungai Ciletuh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan oleh penyelam. Jasad tak bernyawa itu terdampar di dasar sungai sedalam 4 meter, Rabu (27/10/2021).

Keterangan dihimpun jasad Insan Fauzi ditemukan sekira pukul 14.00 WIB melalui proses pencarian yang dilakukan Tim SAR melalui metode penyelaman secara manual.

Baca Juga :

"Ditemukan di kedalaman 4-5 meter di dasar sungai," ungkap Umar, salah seorang warga yang terlibat dalam pencarian korban.    

Pria 36 tahun itu menceritakan dalam proses penyelaman itu Ia melakukan penyisiran di dasar sungai di radius 6 meter dari daratan.

photoProses pencarian korban menggunakan metode penyelaman membuahkan hasil - (Istimewa)

Pertama kali ditemukan, Umar menyentuh bagian kaki korban. Setelah meyakini benda tersentuh tersebut merupakan bagian tubuh manusia, serta merta Umar langsung menariknya dari dasar sungai dan di evakuasi ke daratan.

"Ditemukan dalam posisi tengkurap didasar sungai yang dipenuhi lumpur bercampur pasir. Korban masih memakai kaos hijau bercorak merah pada bagian lengannya serta celana merah (Seragam sekolah)," jelasnya.

Baca Juga :

Seperti diketahui lima orang bocah asal Kampung Palangpang RT. 02/11 Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas, Kabupaten  Sukabumi, tenggelam di Sungai Ciletuh. Empat berhasil diselamatkan dan satu korban lainnya yakni Insan Fauzi dinyatakan hilang.

Proses pencarian langsung dilakukan Tim SAR dengan melibat warga sekitar. Sampai pada hari kedua, pencarian menggunakan metode pasang jaring.

Tim SAR gabungan itu terdiri dari Basarnas Pos Palabuhanratu, relawan dari Fraksi Golkar DPRD, muspika, Kostrad, TNI AL dan Polairud, HNSI Palangpang, PRPS Rajawali, Rapi Kabupaten Sukabumi, Balawista, P2BK Ciemas, Pemuda Pancasila, Kostrad, Sahbandar, warga serta nelayan.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Toni Kamajaya