Light Dark

Jalan Bergelombang di Benda Sukabumi Terus Makan Korban, DPRD: Kelalaian Pemerintah!

Sukabumi | 22 May 2022, 11:57 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Agus Mulyadi (kemeja putih) saat mengikuti aksi demo warga Benda yang memprotes jalan bergelombang di daerahnya. | CRP 4

SUKABUMIUPDATE.com - Jalan bergelombang di Jalan raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung/Desa Benda RT 01/01 Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, turut menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Agus Mulyadi.

Dia menilai, pemerintah turut bertanggung jawab dalam rentetan kecelakaan yang banyak menelan korban jiwa di ruas jalan nasional tersebut.


Advertisement

"Malam ini (tadi) terjadi lagi kecelakaan di ruas Cicurug Benda di perbatasan (Sukabumi dengan Bogor) yang tepatnya di RT 01/01, Desa Benda, pas tikungan masjid Al-ikhlas. Salah satu penyebab dari kecelakaan ini karena memang jalan di sekitar itu sudah bergelombang," ujar Agus kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (21/5/2022). 

Agus menambahkan bahwa dirinya selaku anggota DPRD Kabupaten Sukabumi sudah berkali-kali menyampaikan ke berbagai macam media untuk diviralkan kaitan dengan jalan tersebut, tujuannya untuk segera mendapatkan perhatian dan perbaikan.

"Tetapi sangat menyedihkan bahwa malam ini masih ada korban jiwa manusia yang seharusnya tidak perlu terjadi," tuturnya. 


Advertisement

Baca Juga :

Anggota Komisi III dari fraksi Golkar itu pun menilai lalainya pemerintah dalam melakukan pengawasan harus jadi perhatian, karena hal itulah yang akhirnya menyebabkan banyak korban jiwa.

"Ini harus menjadi perhatian karena kecelakaan disebabkan oleh kelalaian dari aparatur pemerintah di dalam melakukan pengawasan," ujar Agus.

Selain itu Agus juga menyoroti tingginya mobilitas truk angkutan barang over tonase alias overload yang diindikasikannya sebagai penyebab utama yang membuat jalan tersebut bergelombang.

"Kami DPRD Kabupaten Sukabumi menyadari betul bahwa jalan ini jalan nasional, tapi kita Pemerintah Kabupaten bisa bertindak dengan melakukan pengawasan lebih ketat, khususnya kepada truk pengangkut air minum dan pengangkut pasir. Kami meminta kepada Dinas Perhubungan untuk segera melakukan penertiban terhadap angkutan tersebut," tandasnya.

Baca Juga :

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut kembali terjadi di jalan nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Seorang wanita tewas setelah terjatuh dari motor akibat melindas jalan bergelombang, Sabtu (21/5/2022) malam.

Saksi menyatakan motor itu melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Tiba dilokasi kejadian, motor mencoba mendahului kendaraan lain namun melindas bagian jalan yang bergelombang dan membuat motor oleng.

Akibatnya korban yang dibonceng terjatuh dan bagian kepala terbentur aspal jalan. “[kepala] kena benturan aspal,” ujar Aang, saksi.

Peristiwa yang terus terulang ini kemudian membuat geram warga setempat.

Ratusan warga setempat itu kemudian turun melakukan aksi demo menuntut perbaikan Jalan bergelombang kepada pihak KemenPUPR Minggu (22/5/2022) pagi.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Agus Mulyadi juga turut menyertai aksi bertajuk "Benda Berduka Benda Menggugat" tersebut.

Dikabarkan, ia kini tengah menengahi mediasi massa aksi dengan perwakilan KemenPUPR di kantor UPTD Dishub samping terminal Cicurug, guna mendapat kepastian terkait rencana perbaikan jalan.

REPORTER: CRP 4 (BILLIE)

Image

Admin SUpdate

Image

Denis Febrian