Menu

08 Peb 2020, 07:30 WIB

Si Melehoy, Durian Khas Desa Margalaksana Sukabumi yang Manisnya Nempel Terus

Durian Si Melehoy yang berasal dari Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Durian Gandaria asal Cikakak Kabupaten Sukabumi menjadi durian terbaik dari sisi rasa dan harganya cukup mahal yaitu Rp 500 ribu perbuah.

Namun kini durian Gandaria seakan punya saingan. Yaitu durian Si Melehoy yang tidak kalah manis dengan durian Gandaria. Setelah itu ada nama Si Demang yang menjadi juara kontes pada festival buah Kabupaten Sukabumi tahun 2020.

BACA JUGA: Pohonnya Berusia 60 Tahun, Kisah Si Demang Durian Juara Kontes Buah 2020 Sukabumi

Khusus untuk Si Melehoy, durian yang memiliki kualitas dari segi rasa ini berasal dari Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Margalaksana Feri Fahmi Al Gadri mengatakan, durian tersebut menjadi juara harapan satu kontes di festival buah Kabupaten Sukabumi Tahun 2020. Bisa juara, kata Feri karena durian Si Melehoy memiliki berbagai keunggulan dari sisi rasa dan keunikan dari cara panennya. Ciri pertama dimiliki Si Melehoy ini adalah ukurannya yang tidak terlalu besar.

BACA JUGA: Si Demang, Durian Cikakak Juara Kontes Festival Buah Kabupaten Sukabumi 2020

Menurut Feri, nama Si Melehoy berasal dari waktu panennya yang berbeda dengan durian yang lainnya. Dimana panen Si Melehoy dilakukan setelah durian jenis lainnya dipanen. Tujuannya agar durian benar-benar matang di pohon. 

"Istilahnya durian teakhir turun, kami menamainya Simelehoy," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (7/2/2020).

BACA JUGA: Ada Kontes di Lapang Canghegar Palabuhanratu, Penyuka Durian Ayo Merapat!

Fahmi mengatakan Si Melehoy memiliki rasa yang sangat manis dan rasanya manisnya tak mudah hilang alias nempel terus. Kemudian tekstur daging buah tidak becek karena kadar airnya kurang sehingga di lidah tidak lengket. Kemudian dagingnya cukup tebal karena bijinya sangat kecil. Kendati biji Si Melehoy kecil tapi gampang untuk dibibitkan tanpa harus diokulasi.

"Saat ini untuk pohonnya baru ada di Desa Margalaksana. (Untuk) harganya tidak akan merogoh kantong terlalu dalam. (Harganya) bervarisasi kisaran Rp 25 ribu-Rp 30 ribu perbuah (harga tersebut) bisa lebih tergantung ukuran besar kecilnya untuk beratnya paling besar itu 2 kilogram," jelasnya.

BACA JUGA: Durian Gandaria Cikakak Sukabumi, Buah Langka Harganya Bikin Elus Dada

Menurut Feri, bagi pencinta buah durian yang ingin mencicipi manis dan legitnya Si Melehoy bisa datang langsung ke Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak. "Masih ada beberapa buah lagi yang masih di pohon (meskipun) belum matang. Insya Allah ke depan akan kita kembangbiakan lebih banyak lagi bersama para kelompok tani yang ada di Desa Margalaksana ini," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus kejahatan seksual kepada puluhan anak dalam bentuk sodomi yang dilakukan FCR (23 tahun), warga desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi, mendapat atensi yang serius dari Ketua...

SUKABUMIUPDATE.com - Gelombang penolakan terhadap RUU (Rancangan Undang-Undang) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus terjadi di Sukabumi. Kali ini, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi bersama Aliansi Sukabumi Anti Komunis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pilkada Kabupaten Sukabumi tinggal beberapa bulan lagi dilaksanakan. Beberapa tahapan juga kini mulai kembali dilangsungkan. Tahun ini Pilkada akan dilangsungkan dengan protokol Covid-19.  Untuk memastikan setiap tahapan Pilkada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membagi sejumlah kategori zona daerah yang terpapar virus corona. Dilansir suara.com, total ada 4 kategori zona berdasarkam tingkat kasus Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya