Menu

31 Jan 2020, 17:45 WIB

Ada Kontes di Lapang Canghegar Palabuhanratu, Penyuka Durian Ayo Merapat!

Durian yang ikut kontes kontes durian di festival buah Kabupaten Sukabumi 2020 yang diselenggarakan di Lapang Canghegar, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Acara festival buah Kabupaten Sukabumi 2020 diisi dengan kontes durian yang menampilkan 36 varietas durian hasil seleksi dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Kontes dilaksanakan di lokasi acara festival buah, Lapang Canghegar, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.

Kontes dan pengumuman pemenang durian atau disebut si raja buah ini digelar pada hari pertama acara, Jumat (31/1/2020). Adapun acara festival buah dilaksanakan 31 Januari hingga 2 Februari.

BACA JUGA: Durian Gandaria Cikakak Sukabumi, Buah Langka Harganya Bikin Elus Dada

Durian yang dikonteskan yaitu Sirahong, Si Centil, Si Hejo, Korona Gandasoli, Altan, Rapiwangi, Si Landak, Corrona, Ahmad, Si Lonyod, Si Seupah, Si Sutra, Si Demang, Si Centil, Sake Sukamaju, Si Coklat, Si Hejo, Si Sono, Si Dampit, Si Susu, Si Mensen, Si Asepan, Si Gejus, Si Lenjang, Si Melehoy, Sadesa, Badesa, Sileungut, Balingbing, si Bokor, Makara, Miss Beard, Si Durin, Si Peusing, Si Koneng dan Si Arak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki banyak varietas durian dan yang ditampilkan dalam kontes tersebut adalah durian yang terpilih karena memiliki rasa dan daya tarik sehingga layak mewakili setiap kecamatan. 

BACA JUGA: Beratnya 8 Kg, Durian Montong Asal Sukabumi ini Dibanderol Rp 480 Ribu

"Ini dari hasil seleksi, sebarannya masih banyak varietas varietas lain namun karena kondisi rasanya yang masih kurang alias masih ada yang dingin kurang dari rasanya makanya tidak ditampilkan. Yang ditampilkan itu yang memiliki daya tarik yang tinggi," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat, kepada sukabumiupdate.com.

Kontes tersebut sebagai ajang untuk mempromosikan durian lokal Sukabumi agar bisa dijadikan komoditi ekspor. 

"Kita mempersiapkan ini untuk durian ekspor itu, ya persiapan harus cukup bagus agar bisa berkompetitif dengan durian malaysia, Thailand dan lainnya. Jadi nanti ada kekhasan dari durian Kabupaten Sukabumi," jelasnya.

BACA JUGA: Bisnis Durian Maranginan Khas Ciemas Sukabumi, Keuntungnya Semanis Rasanya

Kntes durian kali ini, kata Sudrajata, bisa menjadi langkah awal untuk pengembangan tanaman durian unggulan. Untuk pengembangannya sendiri akan dijadikan di satu wilayah kecamatan ataupun satu wilayah Desa.

"Seperti salah satu contohnya durian Montong di Thailand itu ditanam di satu wilayah dan tidak bermacam macam (jenis durian). Jadi satu provinsi itu sama duriannya. Mudah-mudahan durian yang dikonteskan ini menjadi bahan untuk pengembangan para petani ke depan dan menjadi berkah juga," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - PT Solo Manufaktur Kreasi, produsen mobil Esemka, telah membuka pemesanan produk pabrik di Desa Demangan, Boyolali, Jawa Tengah, itu. Dilansir dari Tempo.co, Esemka memasarkan dua varian mobil, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemandangan lain dari yang lain terlihat pada saat lalu lalang evakuasi pasca bencana banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2020). Terlihat seorang...

SUKABUMIUPDATE.com - Saat ini, sejumlah negara sedang mempersiapkan diri untuk mengatasi resesi ekonomi di tengah pandemi COVID-19. Resesi ekonomi ditandai dengan aktivitas ekonomi yang melemah signifikan dan berlangsung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Resesi sepertinya bakal melanda Indonesia, pemerintah menyebut perekonomian masih berat untuk bergerak dari pagebluk virus corona atau Covid-19. Alhasil, proyeksi pertumbuhan diturunkan kembali ke rentang -1,7 persen...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya