Menu

07 Des 2019, 07:00 WIB

Lobster Pasir Bakar, Hidangan Nikmat nan Kaya Rempah Khas Pantai Minajaya Sukabumi

Lobster pasir bakar khas Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang siap disajikan. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Berlibur ke pantai di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi tak cukup menikmati keindahan alamnya saja karena wisatawan juga wajib mencicipi olahan masakan laut atau sea food.

Ketika berwisata ke Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ada olahan istimewa yaitu lobster bakar. Adapun lobster yang menjadi primadona yaitu lobster pasir.

BACA JUGA: Resep Rumahan Lobster Ala Warga Pesisir Ujung Genteng Sukabumi

"Ada beberapa jenis lobster yang memang diburu oleh para wisatawan, salah satunya lobster pasir," ujar Uleh Setiawan (42 tahun)  pemilik warung di objek wisata Pantai Minajaya Kecamatan Surade, Kamis (5/12/2019).

Lobster termasuk hewan yang memiliki kulit keras. Namun ketika dimasak, lobster memiliki daging yang lembut dan rasa yang lezat. "Kebanyakan para pengunjung ke Pantai Minajaya selalu memesan bakar lobster pasir," ucapnya.

BACA JUGA: Lobster Gajah, Lobster Unggul Khas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi

Dia menjelaskan, lobster pasir memeliki warna tubuh yang lebih gelap dibanding lobster pada umumnya dan terdapat bintik putih dari mulai kepala sampai pangkal ekor.

"Lobster pasir bisa diolah menjadi lobster kukus, rebus hingga digoreng pakai bumbu. Akan tetapi lebih lezat kalau dibakar," katanya.

BACA JUGA: Polisi Ringkus Tiga Penyeludup Bayi Lobster di Palabuhanratu

Untuk membuat lobster pasir bakar ada cara masak dan resepnya. Menurut Uleh, lobster yang akan dimasak dicuci bersih lalu dibelah tubuh bagian punggungnya. 

Untuk bumbu sediakan bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, lengkuas, muncang, salam, sereh dan pedes. Bumbu-bumbu tersebut ditumbuk halus lalu tambah garam, bumbu penyedap dan diaduk dicampur minyak goreng.

BACA JUGA: Pelaku Usaha Lobster Sukabumi: Sosialisasi Harus Dibarengi Solusi Bagi Nelayan

"Lobster dibakar, setelah setengah matang dilumuri dengan bumbu tadi. Setelah benar-benar matang, sekitar 25 - 30 menit barulah diangkat dan siap dihidangkan, dengan sambel saus tiram, saus tomat maupun sambal cobek. Semu tergantung selera," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 segala upaya dilakukan, selain penyemprotan disinfektan, warga yang berada di luar daerah juga dilarang mudik atau pulang kampung untuk sementara waktu.  Hal...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya