Menu

10 Agu 2019, 07:00 WIB

Ikan Asin dan Dendeng Layur Ujung Genteng Dijamin Bikin Makan Kamu Makin Berselera

Produk ikan asin dan dendeng layur 4 pilar di Kampung Cipaku, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Bosan dengan menu lauk yang itu-itu saja? coba hidangan ikan laut yang satu ini ikan asin dan dendeng layur produk 4 Pilar. Ikan Asin dan dendeng yang diproduksi di Kampung Cipaku, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ini diolah dengan cara tradisional dan tanpa formalin.

"Dendeng dan asin ikan layur diproses tanpa memakai bahan pengawet, "kata Heni Haryanti, kepada sukabumiupdate.com, Rabu (7/8/2019).

BACA JUGA: Pepes Ikan Teri dari Palabuhanratu, Cocoknya Dipanggang Pakai Bara Api

Heni merupakan salah satu yang memproduksi ikan asin dan dendeng ini. Selain Heni, produksi dilakukan oleh Ende Yanti. Kemudian pemasaran oleh Yullia Rahman dan Lia Andraeni. Usaha yang dilakoni empat orang ibu ini sudah berjalan hampir dua tahun. 

Lebih lanjut, Heni menjelaskan proses pembuatan ikan asin dan dendeng tersebut. Langkah pertama ikan layur dibersihkan dulu terutama dalamannya. Setelah benar-benar bersih, direndam beberapa menit dengan air dingin, agar tetap ikan layur segar.

Setelah itu siapkan adonan bumbu, gula merah, ketumbar dan lengkuas. "Kalau 10 kilogram ikan layur, gula merah satu kilogram, ketumbar 1/2 kilogram dan lengkuas 1/2 kilogram," jelasnya.

Proses selanjutnya ikan layur yang sudah dicuci, direndam dengan adonan bumbu, selama satu malam, agar bumbunya meresap paginya baru dijemur. "Kalau cuaca lagi bagus, dua hari bisa kering," tandasnya.

BACA JUGA: Ikan Asin Jambal, Penganan Khas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi

Ikan asin dan dendeng ini dapat bisa dimasak dengan berbagai cara. Dijamin sedap. "Cara masaknya tergantung selera mau dibakar atau digoreng, pasti lezat, jangan lupa makannya hangat hangat campur sambal dan lalaban," pungkasnya.

Selain dijual langsung, pemasaran ikan asin dan dendeng ini dilakukan secara online. Sehingga pemasarannya bisa menjangkau hingga luar Sukabumi seperti Makassar, Jambi, Bekasi, Jakarta, Bogor, Depok, Pekanbaru, Banten, Boyolali dan Banyuwangi. Soal harga, jangan khawatir karena begitu terjangkau per pieces Rp 20 ribu dan harga per kilogram Rp 120 ribu.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Spot Bagalbatre Pantai Ujung Genteng, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dipoles semakin cantik dan jadi spot favorit bagi para wisatawan. BACA JUGA: Makna Dibalik Icon Baru Pantai...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mengunjungi SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Cikembar, SMAN 1 Palabuhanratu, dan SMAN 1 Kota Sukabumi, kini gilian SMAN 1 Sukaraja yang dikunjungi oleh Duta Kampus...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan Festival Buah Kabupaten Sukabumi 2020.   BACA JUGA: Distan Salurkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani Sukabumi Festival buah itu digagas oleh Dinas...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI), Asep Saripuddin, bersama Ketua Umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki manfaatkan safari perjalanan ke Kota Prabumulih Sumatera Selatan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya