Menu

08 Mei 2020, 08:30 WIB

Tujuh Tahun Katarak, Kakek Asik di Simpenan Sukabumi Tinggal di Gubuk

Asik (kanan) warga Kampung Kebon Kopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi yang tinggal di gubuk dan menderita katarak. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Asik (80 tahun) warga Kampung Kebon Kopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi tinggal seorang diri di sebuah gubuk sempit berukuran sekitar 2 meter persegi.

Gubuk sempit itu berdinding bilik bambu, serta langit-langit rumah yang sudah lapuk dan bolong. Di dalam gubuk itu hanya ada sebuah tempat tidur untuknya sendiri. Sesekali, ada tetangga yang kerap membantu Asik.

BACA JUGA: Meneladani Kesetiaan Sukarman pada Sepatu, Kakek Hebat dari Surade Sukabumi

Penglihatannya juga sudah tak berfungsi lantaran Asik menderita penyakit katarak. Asik mengaku sudah sekitar tujuh tahun penglihatannya semakin memburuk akibat katarak.

"Saya tinggal di atas tanah anak. Di depan situ rumah anak saya. Sengaja tidak tinggal sama anak karena kondisi rumah anak juga sempit. Jadi lebih baik tinggal di sini," kata Asik kepada sukabumiupdate.com, Kamis (7/5/2020).

BACA JUGA: Warga Parungkuda Sukabumi Tinggal dengan Kambing, Adjo: Kita Benahi Data Penerima Bantuan

Asik mengulas, dulu ia pernah berobat untuk menyembuhkan penyakit katarak yang dideritanya. Namun, karena faktor ekonomi, pengobatannya terhenti.

Kalaupun mulai terasa sakit, Asik kini hanya mampu membeli obat dari warung. "Dulu pernah berobat sekali, sekarang mah paling obat warung," ucapnya.

BACA JUGA: Satu Keluarga Huni Gubuk Rumput Kering di Cicurug

Asik mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ia hanya berharap bisa melakukan operasi katarak supaya bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Sebelum terserang katarak, ia biasa bekerja menggarap sawah milik orang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Belum pernah dapat bantuan dari pemerintah, kalau yang foto-foto mah pernah ada. Dulu suka kerja di sawah milik orang," terangnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

SUKABUMIUPDATE.com - Platform media sosial Facebook memiliki standar komunitas yang ketat. Kendati ada kebebasan berbicara sebagai konsekuensi demokrasi. Standar komunitas ini juga menyeleksi berita-berita yang diunggah pengguna di Facebook. Melansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Polsek Jampang Tengah punya cara sendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Yakni dengan membagikan sembako, sumbangan uang, hingga pembagian masker. Giat dilakukan di halaman Mapolsek Jampang...

SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu keuntungan mengendarai mobil bertransmisi otomatis alias mobil matik adalah kepraktisannya. Terutama saat harus mengemudi dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang macet. Operasionalnya cukup menginjak pedal...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya