Menu

26 Jan 2020, 19:30 WIB

Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Palabuhanratu Cari Warga Sagaranten yang Hilang

Perahu karet digunakan tim SAR untuk menyisir perairan Palabuhanratu mencari warga Sagaranten yang hilang. Angga, dinyatakan hilang sejak Kamis (23/1/2020). Barang-barang miliknya ditemukan di Pantai Karanghawu. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Keberadaan Angga Kusuma Wijaya, warga Kampung Pasantren RT 002/003, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, masih misterius. Angga hilang saat berwisata di objek wisata pantai di daerah Cisolok, kawasan perairan Palabuhanratu 

Angga yang merupakan pemilik toko Sagaranten Diesel itu dinyatakan hilang pada Kamis (23/1/2020). Saat itu Angga bersama teman-temannya berwisata dan menginap disebuah penginapan di objek wisata Pantai Kebonkalapa. Diperkirakan Angga pergi dari penginapan pada Kamis malam tanpa diketahui kemana perginya.

BACA JUGA: Warga Sagaranten Hilang, Sandal dan Kupluk Ditemukan di Pantai Karanghawu Sukabumi

Lalu pada Jumat (24/1/2020), teman-temanya dibantu petugas Balawista melakukan pencarian. Pada hari itu dipesisir Pantai Karanghawu ditemukan sandal serta kupluk milik Angga.

Hingga saat ini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap Angga dengan melakukan penyisiran di perairan Palabuhanratu. Namun belum ada hasil. Tim SAR gabungan terdiri dari dari Polairud, Balawista dan potensi SAR Basarnas.

BACA JUGA: Siang Ini, Pencarian Korban Tenggelam di Karanghawu Sukabumi Masih Nihil

"Masih ditelusuri informasinya. (Tim SAR) menyisir lokasi melakukan pencarian sesuai informasi pencarian. Dari pagi hingga menjelang sore ini belum ada tanda-tanda korban ditemukan," ujar Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Tri Andri Afandi, kepada sukabumiupdate.com, Minggu (26/1/2020). 

Tim SAR yang terdiri dari delapan orang melakukan penyisiran perairan Palabuhanratu dengan menggunakan Rubber boat atau perahu karet.

"Penyisiran dari Tempat Kejadian Musibah (TKM) ke arah Palabuhanratu sampai dengan Perairan Cimaja. Adapun situasi cuaca di seputar TKM, angin barat dan gelombang lumayan merepotkan," jelas Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri. 

BACA JUGA: Sempat Digulung Ombak Karanghawu Sukabumi, Wisatawan Asal Cianjur Selamat

Sementara itu, Kepala operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom menyatakan hilangnya warga Sagaranten tersebut masih menjadi teka-teki, kendati demikian pihaknya terus berupaya melakukan pencarian. 

"Sampai hari ini belum diketemukan. Pas kejadian tidak ada saksi. Jadi belum pasti tenggelam atau hilang di darat," jelas Asep Edom.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi merilis update data terkini dampak banjir bandang wilayah utara, (Cicurug, Parungkuda dan Cidahu), pada Selasa pagi (22/9/2020). Terdata 311 bangunan mayoritas rumah tinggal terdampak,...

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Kabupaten Sukabumi memperkirakan maksimal butuh dua hari untuk membuat normal kembali layanan air untuk sejumlah titik di Cidahu. Sebelumnya layanan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, beserta relawan dan seluruh elemen bersama warga tengah bahu-membahu melakukan penanganan pascabencana banjir bandang di Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2020). Dari peninjauan itu, Marwan menduga batang kayu yang tergerus...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya