Menu

09 Okt 2019, 14:02 WIB

42 Rumah di Karang Tengah Sukabumi Terancam Pergerakan Tanah

Tim dari PVMBG Bandung melakukan penelitian penyebab terjadinya pergerakan tanah di Kampung Benda RT 05/06, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. PVMBG didampingi pihak pemerintah. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 42 rumah di Kampung Benda, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terancam bencana pergerakan tanah.

Dari 42 rumah, sudah ada dua rumah yang rusak akibat kejadian tersebut. Rumah milik Maman Sulaeman (73 tahun) dan Awan (60 tahun) ini retak pada dinding. Bahkan terdapat retakan besar di rumah Awan. Kejadian pergerakan tanah terjadi seminggu ini. Warga pun panik.

BACA JUGA: Tak Bisa Tidur, Cerita Pemilik Rumah Korban Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak

"Totalnya 42 rumah yang terancam, termasuk dua rumah yang terdampak," ujar Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Sukabumi Nandang Sudrajat kepada sukabumiupdate.com, Rabu (9/10/2019).

BACA JUGA: Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak, Rumah Warga Retak dan Rusak

Nandang mengatakan, pemerintah akan menunggu hasil kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung. Sehingga dari hasil tersebut baru akan bisa menerangkan acaman apa yang terjadi. "Minimal satu minggu ada rekomendasi dari PVMBG," terangnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – West Java Calender of Event (CoE) and Festival resmi diluncurkan pada Rabu (22/1/2020) silam.  Anggota Komisi 2 DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat...

SUKABUMIUPDATE.com - Jujun Junaedi (41 tahun) perakit helikopter asal Kampung Cibubuay, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi terus melakukan penyempurnaan pada bagian-bagian helikopternya agar dapat segera diuji coba.  "Semua item sudah ada,...

SUKABUMIUPDATE.com - Para peneliti Amerika Serikat membuat sebuah peta digital untuk memantau penyebaran Virus Corona secara real-time. Sebagai informasi, Virus Corona setidaknya sudah menewaskan lebih dari 50 orang di...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua ormas yang sebelumnya bentrok akhirnya sepakat berdamai. Ormas BPPKB dan Sapu Jagat mendeklarasikan perdamaian di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (27/1/2020).  Dengan adanya deklarasi perdamaian tersebut, polisi meminta tak...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya