Menu

09 Okt 2019, 11:24 WIB

Tak Bisa Tidur, Cerita Pemilik Rumah Korban Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak

Retakan besar di rumah warga Kampung Benda RT 05/06, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Kejadian rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kampung Benda RT 05/06, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi membuat was-was penghuni rumah.

Dua rumah yang dindingnya retak dan lantainya belah adalah milik Maman Sulaeman (73 tahun) dan Awan (60 tahun).

BACA JUGA: Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak, Rumah Warga Retak dan Rusak

Istri Awan, Apoy (53 tahun) mengungkapkan, trauma dengan kejadian ini. Menurut dia, awalnya retak berukuran besar dan dalam di lantai rumahnya kecil dan lama kelamaan membesar. Kejadian itu pun membuatnya cemas dan tak tenang. "Saya jadi gak bisa tidur saat kejadian, sempat sakit juga," ujar Apoy.

Di rumah ini Apoy tinggal bersama Awan. Sedangkan anaknya kini berada di Bandung. Apoy pun ingin mengungsi namun bingung mengungsi kemana sebab rumah saudara terdekatnya juga penuh. 

BACA JUGA: Lokasi Hunian Tetap Bagi Korban Pergerakan Tanah Kertaangsana Harus Sesuai Kajian Geologis

"Rumah saudara juga sudah penuh, gak bisa menampung lagi. Anak saya di Bandung, gak tahu kemana mau ngungsi juga," ucapnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan mengajak warga Sukabumi yang berprofesi di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi sukarelawan yang nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19. Penerimaan sukarelawan dalam penanganan Covid-19...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi virus corona baru alias COVID-19, beraktivitas fisik tetap harus dilakukan demi menjaga daya tahan tubuh. Dilansir dari tempo.co, bolehkah olahraga sampai ke luar rumah...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya