Menu

07 Mei 2019, 09:20 WIB

Lokasi Hunian Tetap Bagi Korban Pergerakan Tanah Kertaangsana Harus Sesuai Kajian Geologis

Bangunan yang rusak akibat bencana pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:CRP 1

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Sukabumi belum menentukan lokasi untuk Hunian Tetap (Huntap) korban bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nylindung, Kabupaten Sukabumi.

Untuk sementara seperti yang sudah direncanakan, korban bencana pergerakan tanah akan tinggal di tempat Hunian Sementara (Huntara) yang berada di Kampung Rancabali RT 005/010, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung. Sebab posko pengungsian di Kampung Gunungbatu berada di zona merah atau bahaya pergerakan tanah.

BACA JUGA: Cerita Korban Pergerakan Tanah Kertaangsana Sukabumi Mengawali Ramadan

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, lokasi yang digunakan untuk Huntap harus sesuai dengan kajian geologis agar aman bagi warga. Maka dari itu pemerintah masih terus mencari lokasi yang tepat.

"Kita masih mencari lahan yang bisa digunakan, tentunya berdasarkan kajian Geologis," ujar Marwan di sela acara pembukaan Bazar Kuliner Ramadan 1440 H yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) dan DPKUKM, di Gerai Dekranasda Kabupaten Sukabumi, Komplek GOR Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/5/2019).

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengungkapkan, daerah zona merah pergerakan tanah sangat berbahaya untuk ditinggali maka dari itu kemungkinan besar daerah tersebut akan menjadi wilayah penghijauan.

"Kita lihat nanti, bila pergerakan tanah itu masih ada kita akan lakukan penghijauan," pungkas Adjo.

Reporter : CRP 1
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebaran Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, sulit dihindari saat ini. Melansir dari tempo.co, itu sebabnya Anda disarankan untuk tetap berada di rumah melakukan social...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana mengatakan, saat ini berlaku aturan baru untuk menggunakan masker bagi masyarakat umum. Hal itu...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya