Menu

11 Sep 2019, 11:40 WIB

Dalam Proses PHK, Buruh PT Tang Mas Cidahu Demo Tuntut Pesangon dan Upah

Buruh melakukan demo di depan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Dua Tang milik PT Tang Mas di Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/9/2019). | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan buruh yang tergabung dalam Organisasi Serikat Pekerja Suluruh Indonesia (OPSI) berunjuk rasa di depan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Dua Tang milik PT Tang Mas di Kampung Bojongpari, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/9/2019).

BACA JUGA: Buruh Perusahaan Rambut Palsu di Parungkuda Sukabumi Demo Tolak Kerja Borongan

Dalam demo ini buruh menuntut PT Tang Mas memberikan pesangon untuk 26 buruh yang kini dalam proses PHK. Buruh menolak pesangon diberikan secara bertahap, juga meminta upah satu bulan terakhir buruh yang kini dalam proses PHK.

"Karena yang tertuang dalam undang-undang no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, ketika buruh sedang menjalani proses PHK dan belum ada putusan dari pengadilan upah harus dibayar full oleh pihak perusahaan," ujar Ebi (31 tahun), salah seorang buruh kepada sukabumiupdate.com.

Buruh menolak kebijakan perusahaan yang memberikan pesangon secara bertahap. Karena dengan kebijakan itu, buruh dirugikan dan nantinya berbuntut ketidakjelasan.

"Kami menolak pembayaran pesangon secara bertahap sebanyak 20 kali pembayaran. Kita yang dirugikan, nantinya tidak jelas," terangnya.

BACA JUGA: Denda Keterlambatan Upah Baru Dibayar Satu Hari, Buruh PT SUG Sukabumi Kembali Demo

Dengan alibi sedang dalam proses PHK, Ebi mengungkap pihak perusahaan tidak mau membayar upah satu bulan terakhir. Sedangkan dalam undang-undang ketenagakerjaan, walaupun sedang dalam proses PHK upah buruh harus tetap dibayar.

"Sebulan yang lalu (Agustus) para buruh diberikan surat PHK sepihak, memaksa kami untuk menerima karena sedang ada penurunan pemasukan perusahaan. Setelah mereka tidak mau bayar upah kami," pungkasnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satreskrim Polres Bogor kembali menangkap pelaku penyebar kabar bohong atau hoaks terkait virus corona melalui media sosial berinisial RD (48) warga Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dilansir dari suara.com,...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya