Menu

Selasa, 10 September 2019, 17:00 WIB

Buruh Korban Keracunan di Parungkuda Jadi 111 Orang, Polisi Ambil Sampel Makanan

Karyawan pabrik garmen PT Royal Puspita Parungkuda, Kabupaten Sukabumi dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit setelah makan siang dengan gudeg nangka, Selasa (10/9/2019). | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Korban keracunan yang dialami karyawan garmen PT Royal Puspita Parungkuda, Kabupaten Sukabumi kini bertambah. Awalnya tercatat 81 orang, kini bertambah menjadi 111 orang. 

BACA JUGA: Usai Makan Gudeg Nangka, Puluhan Karyawan Garmen di Parungkuda Keracunan

Seluruh korban ini ditangani dua lembaga kesehatan, 41 orang di Rumah Sakit Altha Medica Parungkuda dan 70 orang lainnya di Puskesmas Parungkuda.

"Total korban menjadi 111 orang," ujar Kapolsek Parungkuda, Kompol Maryono kepada sukabumiupdate.com, Selasa (10/9/2019) di Mapolsek Parungkuda.

BACA JUGA: Puluhan Warga Termasuk Kades Perbawati Sukabumi Keracunan Makanan Hajatan

Maryono mengatakan, keracunan yang dialami para karyawan ini terjadi pada saat istirahat makan siang ketika pukul 12.00 WIB. "Itu terjadi saat istirahat makan siang," bebernya.

Kini para korban keracunan sudah dibolehkan pulang oleh pihak yang menangani. Namun ada tiga orang korban yang kondisi belum membaik sehingga masih harus dirawat di rumah sakit Altha Medica Parungkuda.

"Tapi sampai sore hari ini, semua karyawan sudah dipulangkan. Cuma yang masih dirawat tinggal tiga orang," lanjut Maryono.

BACA JUGA: Sarapan Bubur, Puluhan Murid SD di Bantargadung Sukabumi Keracunan

Maryono mengaku sudah memerintahkan anggota untuk mengambil sample makan, dan muntah korban yang kemudian diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk dicek melalui laboratorium.

"Kami sudah mengambil sample dari warung yang dibeli para karyawan tersebut. Berupa makanan dan muntahan karyawan itu," ucapnya.

BACA JUGA: Warga Desa Tenjojaya Sukabumi Diduga Keracunan Ikan Lisong

Sebelumnya para karyawan ini membeli gudeg nangka untuk makan siang di warung nasi samping pabrik, tepatnya di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Hingga berita ini diturunkan, pemilik warung nasi belum bisa dimintai keterangan.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan buruh yang tergabung dalam Organisasi Serikat Pekerja Suluruh Indonesia (OPSI) berunjuk rasa di depan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Dua Tang milik PT Tang Mas...

SUKABUMIUPDATE.com - Pohon Caringin tumbang di Jalan Bhayangkara tak jauh dari Hotel Santika, Rabu (11/9/2019). Kejadian tumbangnya pohon ini pada pukul 10.15 WIB. Menurut warga pohon tersebut tumbang diakibatkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Misteri hilangnya Dadang (29 tahun), warga Kampung Citeureup RT 35/08 Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi masih menyisakan tanda tanya. Dadang hilang misterius saat hendak memancing di...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua korban keracunan yang ditangani RS Altha Medica Parungkuda, Kabupaten Sukabumi harus menjalani rawat inap. Di rumah sakit tersebut tercatat ada 41 orang korban keracunan. Mereka adalah buruh...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya