Menu

09 Sep 2019, 06:01 WIB

Sungai Cibuni jadi Tumpuan Warga Desa Cidadap Sukabumi di Tengah Kemarau

Warga Kampung Jaringao, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, mengangkut air dari Sungai Cibuni, Minggu (8/9/2019).  | Sumber Foto:CRP 2

SUKABUMIUPDATE.com - Kemarau yang terjadi saat ini membuat sumur milik warga Kampung Jaringao, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, kering. Keadaan ini memaksa warga mencari air hingga ke Sungai Cibuni yang jaraknya lumayan jauh dari permukiman warga.

Warga Kampung Jaringao RT 03/04, Saep (39 tahun) mengungkapkan, air sungai Cibuni bukan hanya dimanfaatkan oleh warga Kampung Jaringao saja tetapi oleh warga Kampung Panaruban dan Lembur Tengah. Warga dua kampung itu, juga mengambil air Sungai Cibuni karena kemarau menyebabkan keringnya sumur dan sumber air lainnya.

BACA JUGA: Kemarau, Warga Dua Kampung di Desa Cidahu Cibitung Mandi dan Mencuci di Sungai Cicurug

Menurut Saep, warga mengambil air dari sungai bukan kali ini saja tapi setiap kemarau melanda.

"Setiap tahun selalu seperti ini kami memanfaatkan air sungai Cibuni karena musim kemarau sumur-sumur yang ada di rumah itu juga ikut kering sehingga kami yang ada di wilayah sini harus ke Sungai Cibuni ini," Kata Saep kepada sukabumiupdate.com, Minggu (8/9/2019).

Saep mengungkapkan, mengambil air dari sungai Cibuni ini sebanyak 5 hingga 8 jeriken berukuran 25 Liter. Dia bersama warga lainnya biasa datang ke sungai pada pagi dan sore untuk mengambil air.

"Air sungai Cibuni ini kami memanfaatkan untuk keperluan di rumah seperti masak dan yang lainnya, untuk mandi dan nyuci baju atau piring," ujarnya.

BACA JUGA: Warga Dua RT Antri Air dari Sumur yang Puluhan Tahun Tak Pernah Kering di Cibadak

Hingga saat ini, daerahnya belum mendapat distibusi air dari pemerintah. Warga berharap pemerintah memberikan solusi supaya meskipun dilanda kemarau kebutuhan air warga tetap tercukupi.

"Mudah-mudahan saja kedepannya saat musim kemarau melanda kami tidak kesusahan air bersih juga pemerintah setempat bisa membantu kami agar di musim kemarau nanti kami tidak perlu lagi mengambil air ke Sungai Cibuni ini," pungkasnya.

Reporter : CRP 2
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya