Menu

22 Jul 2019, 10:38 WIB

Siswa MAN 1 Sukabumi Kibarkan Bendera untuk Menarik Minat Siswa Baru Gabung Remaja Masjid

Ahmad Abdul Latif, siswa MAN 1 Sukabumi yang mengibarkan bendera mengaku kaget saat mengetahui apa yang dilakukannya berbuntut panjang. Ahmad tak tahu kalau bendera tersebut identik dengan ormas yang sudah dibubarkan pemerintah. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi yang mengibarkan bendera, Ahmad Abdul Latif mengaku kaget saat mengetahui apa yang dilakukannya berbuntut panjang.

Pengibaran bendera yang dilakukan ekstrakurikuler Keluarga Remaja Islam Masjid Al-Ikhlas (KHARISMA) ini terjadi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dalam istilah Kemenag adalah MATSAMA (Masa Taaruf Siswa Madrasah), Jumat (18/7/2019) lalu. 

BACA JUGA: Heboh Pengibaran Bendera, MAN 1 Sukabumi Sampaikan Permintaan Maaf

Ahmad mengaku menyesal dan mengetahui bahwa bendera tersebut identik dengan sebuah ormas yang dilarang dan sudah dibubarkan oleh pemerintah.

"Sangat kaget dan menyesal, saat mengetahui peristiwa kemarin membuat resah masyarakat," kata Ahmad kepada sukabumiupdate.com, Senin (22/7/2019).

Siswa yang masih duduk dibangku kelas 12 itu mengaku mengibarkan bendera itu untuk menarik minat siswa baru untuk bergabung dalam organisasi remaja masjid yang ada di MAN tersebut.

Bahkan Ahmad mengatahui bendera tersebut identik dengan ormas yang sudah dibubarkan oleh pemerintah itu setelah mendapatkan pembinaan dari sekolah dan kepolisian.

BACA JUGA: Heboh Pengibaran Bendera, MAN 1 Sukabumi: Siswa Anggap Itu Kalimat Tauhid

"Tidak ada niatan pengibaran bendera itu dengan hal-hal menyangkut ormas yang dilarang dan hal-hal melanggar hukum," ujarnya.

Ahmad pun meminta maaf atas tindakannya. 

"Maka dari itu saya meminta maaf yang sebesar -besarnya, karena atas perbuatan saya itu telah mengganggu dan meresahkan warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Sukabumi dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Gelandang Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi, mengatakan ingin membela timnas Indonesia senior besutan manajer pelatih Shin Tae-yong, dan akan berusaha semaksimal mungkin agar keinginan tersebut tercapai. Dikutip dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mulai mempertanyakan mentalitas para pemain setelah menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Sheffield United, Jumat dini hari. Menurut dia, faktor mental...

SUKABUMIUPDATE.com - KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menetapkan Bupati Kutai Timur Ismunandar menjadi tersangka kasus suap proyek infrastruktur. Istrinya, Encek UR Firgasih, selaku Ketua DPRD Kutai Timur, juga berstatus tersangka. "Diduga...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Dewan Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Wiku Adisasmito mencatat hingga 28 Juni 2020 terdapat 66 kabupaten atau kota yang masuk ke Zona Hijau Covid-19. "Sebanyak 33...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya