Menu

19 Apr 2019, 20:11 WIB

Kebakaran SPBU di Cibadak Sukabumi, Pertamina Sebut Operator Masih Baru

Mesin pompa SPBU di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di Kampung Sekarwangi, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang terbakar di tutup terpal, Jumat (19/4/2019) sore. | Sumber Foto:CRP 1

SUKABUMIUPDATE.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Area Sukabumi melakukan pengecekan SPBU 34-43307 untuk mengetahui penyebab kebakaran SPBU tersebut. 

SPBU yang berada di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya Kampung Sekarwangi, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi ini dilalap si jago merah pada Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Belum diketahui pasti penyebab kebakarannya, namun dari data yang dihimpun, kebakaran terjadi akibat percikan api yang keluar dari mobil pick up.

Percikan api menyambar mesin pompa SPBU yang sedang digunakan untuk melayani pembeli. Dilokasi kebakaran, sebuah mesin pompa SPBU dan sebuah mobil hangus dilalap si jago merah.

Sales Branch Manager PT. Pertamina (Persero) Marketing Area Sukabumi Ardha Agnisatria, mengungkapkan, operator SPBU berinisial RS (23 tahun), diketahui baru bekerja selama tiga bulan dan belum memahami tentang safety training. Ketika terjadi kebakaran, RS malah berlari tidak berupaya memadamkan api.

BACA JUGA: SPBU di Cibadak Sukabumi Dilalap Api, Empat Mobil dan Satu Sopir Jadi Korban

"Jadi beliau (RS) itu baru bekerja selama tiga bulan dan belum menjalani safety training, sehingga ketika terjadi percikan api, dia malah lari bukan mengambil APAR (Alat Pemadam Api Ringan)," ungkap Ardha kepada sukabumiupdate.com.

Ardha menegaskan, SPBU wajib memberikan safety training kepada operatornya. Untuk safety training operator SPBU itu, bisa dilakukan oleh PT Pertamina bisa juga meminta kepada Pemadam Kebakaran (Damkar). Namun untuk kasus yang terjadi di SPBU tersebut, pihak SPBU belum melaporkan adanya operator baru kepada Pertamina sehingga pihak pertamina tidak memberikan safety training. 

"Jadi walaupun pihak SPBU tidak melaporkan adanya operator baru, seharusnya pihak SPBU bisa meminta diberikan safety training ke pihak Pertamina atau pihak Pemadam Kebakaran," pungkas Ardha.

Reporter : CRP 1
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menemukan setidaknya 382 pedagang di 64 pasar berbagai daerah positif Covid-19. Dari total tersebut 25 orang diantaranya meninggal dunia karena terpapar penyakit...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya