Menu

19 Mar 2019, 19:32 WIB

Bisnis Patahan Terumbu Karang di Ciemas Sukabumi Marak, Pegiat Wisata Minta Dihentikan

patahan terumbu karang yang sudah mati untuk diperjualbelikan marak dilakukan warga di pesisir Pantai Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pengambilan patahan terumbu karang yang sudah mati untuk diperjualbelikan marak dilakukan warga di pesisir Pantai Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Patahan Terumbu karang tersebut terbawa ombak dari dasar laut ke pantai kemudian oleh warga dimasukan ke karung untuk dijual ke Jakarta.

BACA JUGA: Sebanyak 2.000 Terumbu Karang Ditanam di Perairan Ujunggenteng Sukabumi

Pegiat wisata di kawasan pantai Cilegok menyesalkan pengambilan patahan karang untuk diperjualbelikan itu. Penggerak wisata tak diam dengan kejadian tersebut karena sudah berulang kali melayangkan larangan namun kejadiannya terus berulang.

"Kami sudah pernah melarang mengambil batu karang dengan jumlah cukup besar, namun mereka tidak mengindahkan," kata penggerak wisata Desa Girimukti Andri Junaedi, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (19/3/2019).

Andri mengungkapkan, meskipun sudah mati dan hanya patahan karang tapi seharusnya dibiarkan agar menjadi daya tarik pengunjung. Menurut Andri, semua pihak harus ikut terlibat menghadapi pengambilan patahan terumbu karang tersebut. Sebab sekali angkut jumlahnya bisa sampai satu truk.

"Setiap ngangkut batu karang hampir satu truk," pungkasnya.

Sementara itu kepala Desa Girimukti Akung Samsudin,menuturkan penggiat wisata baru melaporkan adanya kejadian tersebut. Dari pihak desa tak pernah memberikan izin soal pengambilan patahan terumbu karang tersebut sehingga hal tersebut mesti ditindaklanjuti.

"Kami akan segera memanggil (penggiat wisata) untuk menyakan hal tersebut karena pihak Pemdes tidak pernah memberikan izin," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - James Scott, pria 57 tahun ini menderita kondisi yang menyakitkan akibat kecelakaan di tempat kerjanya 4 tahun lalu. Dilansir dari suara.com, saat itu James kejatuhan 1,5 ton...

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian hari terakhir Barji (35 tahun) korban tenggelam di Sungai Cimandiri pada Kamis (20/2/2020) belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dari tempat kejadian hingga Muara...

SUKABUMIUPDATE.com - Dump truk pengangkut batu base course yang mengalami kecelakaan di lokasi proyek double track Kereta Api di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, telah dievakuasi, Kamis (20/2/2020) malam. Pantauan sukabumiupdate.com,...

SUKABUMIUPADTE.com - Satuan Tugas atau Satgas Antimafia Bola Polri bakal melakukan pengawasan sebelum dan saat pertandingan Liga 1 berlangsung untuk mencegah terjadinya kembali kasus pengaturan skor atau match fixing. "Misalnya...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya