Menu

19 Peb 2019, 16:41 WIB

Ribut Lagi? Ratusan Ojek Online Konvoi ke Polsek Parungkuda Sukabumi

Driver ojol di Lapang Sekarwangi Cibadak, bersiap menuju Mapolsek Parungkuda, Selasa (19/2/2019). | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Iring-iringan sepeda motor ojek online (ojol) mendatangi Mapolsek Parungkuda, Selasa (19/2/2019). Aksi tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan pemukulan terhadap salah seorang driver ojol asal Cibubur yang dilakukan ojek pangkalan (opang).

BACA JUGA: Mediasi Usai, Ojek Online dan Opang Cibadak Sukabumi Sepakat Ada Denda Bagi yang Melanggar

Pantauan di lapangan, iring-iringan konvoi sepeda motor mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat. Salah seorang driver ojol Sukabumi, Adi Kuswara (35 tahun) mengatakan, aksi konvoi tersebut merupakan bentuk solidaritas sesama driver ojol.

"Menurut informasi, ada driver ojol dari Cibubur sedang mengantar paket. Tiba-tiba dipukul oleh opang," ujar Adi kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Ada Denda Rp 100 Ribu, Ini 11 Poin Kesepakatan Ojek Online dan Opang Cibadak Sukabumi

Adi mengaku tidak mengetahui secara detail kronologis kejadiannya seperti apa. Dari mulai lokasi dan bagaimana insiden tersebut bisa terjadi. Oleh karenanya, ia dan ratusan driver ojek online lainnya mendatangi Mapolsek Parungkuda untuk mencari tahu.

"Kita bukan mau cari ribut, kita hanya menunjukan solidaritas kita terhadap sesama ojek online. Kita justru sangat menginginkan ojol dan opang itu damai, bekerja berbarengan," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya