Menu

14 Sep 2018, 09:14 WIB

Unik, Domba Bertanduk Empat di Nyalindung Sukabumi

Domba yang memiliki empat tanduk di yayasan Cinta Dakwah Nyalindung. | Sumber Foto:Demmy Pratama

SUKABUMIUPDATE.com - Seekor domba jantan membuat heboh warga Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, domba lokal yang kini berusia 9 bulan itu memiliki empat tanduk yang tidak dimiliki domba pada umumnya.

Domba milik Udas (40 tahun) ini dibeli peternakan milik yayasan Cinta Dakwah dengan harga Rp 2 juta saat usia domba 7 bulan. Sebuah harga yang lumayan untuk ukuran seekor domba lokal.

Ada tujuan yang melatarbelakangi pihak yayasan Cinta Dakwah membeli domba tersebut, selain untuk koleksi juga menjaga agar domba tak disalahgunakan.

BACA JUGA: Curug Dogdog Ciemas, Sukabumi dan Mitos Larangan Mandi Bagi Pengantin Baru

"Kami membelinya dengan harga Rp 2 juta dari peternak, meski dengan harga yang cukup tinggi namun selain untuk tujuan koleksi, kami juga menyelamatkan umat karena kami khawatir domba tersebut disalahgunakan untuk hal-hal yang menyimpang dari syariat," ungkap Irman Abidin salah satu pengurus yayasan Cinta Dakwah Nyalindung pada sukabumiupdate.com, Kamis (13/9/2018).

Menurut Irman, domba tersebut boleh dilihat masyarakat. Meski terlihat berbeda namun domba dengan empat tanduk tersebut dapat tinggal di tengah domba - domba lain.

"Buat yang ingin lihat bisa datang ke Kandang kami di samping yayasan, dijamin gratis tak dipungut biaya," pungkas Irman.

BACA JUGA: Nikmatnya Nasi Liwet Hanjeli Khas Desa Waluran Mandiri Sukabumi, Dijamin Nambah Terus

Sementara itu, pemilik domba Udas mengungkapkan, domba bertanduk empat tersebut bukan yang pertama kali di daerah Nyalindung.

"Ini adalah domba kedua dengan empat tanduk yang ditemukan di daerah Nyalindung dan dulu sempat pula ada domba yang bertanduk empat namun tidak tahu dimana saat ini keberadaannya," ungkapnya.

Menurut Udas, domba tersebut lahir normal dari indukan domba lokal biasa namun karena adanya kelainan genetik sehingga tanduknya tumbuh empat.

Reporter : DEMMY PRATAMA
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati Hari Sepeda Sedunia, Gerakan Bike to Work (B2W) Indonesia mengeluarkan protokol kesehatan dalam bersepeda untuk mencegah Covid-19 di era new normal. "Hari sepeda sedunia ini B2W tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya