Menu

13 Sep 2018, 14:20 WIB

Polisi Tetapkan Sopir Bus Maut di Cikidang Sukabumi Sebagai Tersangka

Bus yang mengalami kecelakaan berhasil diangkat dari jurang sedalam kurang lebih 30 meter menggunakan derek, Minggu (9/9/2018). | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Polres Sukabumi menetapkan Muhammad Adam (26 tahun) sebagai tersangka. Ia adalah sopir bus maut yang mengalami kecelakaan di turunan leter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu itu menyebabkan 21 korban meninggal dunia, dan belasan luka berat.

"Kami telah menetapkan saudara Adam ini sebagai tersangka," kata Nasriadi dalam rilis pers di Mapolres Sukabumi, Kamis (13/9/2018).

Saat ini, lanjut Nasriadi, Adam sedang menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Setukpa Polri. Ia harus menjalani operasi orthopedi di lengan kanan.

BACA JUGA: Sopir Bus Maut di Jalur Cikidang Sukabumi Jalani Operasi di RS Bhayangkara Setukpa

"Supaya yang bersangkutan cepat sembuh dan bisa kita proses berkas perkaranya," terangnya.

Nasriadi menjelaskan penyelidikan kasus kecelakaan ini diback up oleh anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar dan Korlantas Polri. Tahap penanganannya kini masuk ke penyidikan.

"Kami juga sudah memeriksa masyarakat yang mencoba menolong korban, termasuk orang yang melihat Adam yang jauh dari bus dan tak mau ditolong," ujar Nasriadi.

BACA JUGA: Kecelakaan Cikidang, Ridwan Kamil akan Pasang Pagar Berteknologi Ini di Jalan Banyak Jurang

Hasil penyelidikan juga menunjukan bahwa Adam sebenarnya bertugas sebagai kernet. Namun sebelum kejadian dia mengambil alih kemudi bus, bertindak sebagai sopir.

"Keterangan masyarakat di sekitar, yang melihat dari atas jalan maupun masyarakat yang ada di bawah, Adam ini terpental dan turun ke bukit dan tidak mau ditolong bahkan menghilang," tutur Nasriadi.

"Sehari setelah menghilang, berkat bantuan masyarakat Adam ditemukan dalam kondisi mengalami luka parah. Ada sobekan di bagian kepala, diduga terkena bekas pecahan kaca," jelasnya.

BACA JUGA: Warga Cikidang Sukabumi Doa Bersama di Lokasi Kecelakaan Bus Maut

Masih kata Nasriadi, proses penanganan perkara kecelakaan maut ini masih akan terus berkembang. Namun pihaknya belum bisa memastikan ada tidaknya tersangka lain.

"Kami masih menginput data-data dan keterangan-keterangan baik dari pengurus, pemilik pul Bus dan pihak manajemen. Ada atau tidaknya tersangka lain, nanti kami akan kabarkan kembali," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Paoji Nurjaman, menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak Kecamatan Sagaranten, Kamis (2/7/2020). BACA...

SUKABUMIUPDATE.com - Jawatan transportasi DAMRI Bandara Soekarno-Hatta menetapkan tarif baru. "Mulai 1 Juli 2020, penyesuaian tarif terbaru DAMRI Bandara Soekarno-Hatta," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI, Nico R. Saputra,...

SUKABUMIUPDATE.com - Devy Yani (15 tahun) dan Dita Andriana (13 tahun), kakak beradik warga Kampung Segel  RT 18/ 05 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi ini bingung karena...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban kekerasan seksual anak yang dilakukan FCR (23 tahun) di Kecamatan Kalapanunggal didatangi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2020) kemarin. Kedatangan P2TP2A...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya