Menu

15 Agu 2018, 21:41 WIB

Bersimbah Darah! Begini Kondisi Korban Perang Bacok di Sukalarang Sukabumi

Tangkapan layar dari unggahan video salah satu akun facebook terkait perang bacok di Cimangkok, Sukabumi. | Sumber Foto:Tangkapan layar facebook

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah akun facebook mengunggah video lain yang disebut masih berkaitan dengan peristiwa perang bacok di Sukalarang, Kabupaten Sukabumi beberapa hari lalu. Video menggambarkan kondisi para korban pasca bentrokan.

Video tersebut diunggah oleh salah seorang warga net sekitar 6 jam yang lalu, Rabu 15 Agustus. Hingga berita ini disusun, video mendapatkan lebih dari 120 komentar, 44 tanggapan, dan dibagikan lebih dari 400 kali.

BACA JUGA: Viral Video Perang Bacok di Sukalarang Sukabumi, Ini Data Korban

Pengguna facebook menggungah dua video. Satu video adalah yang sebelumnya banyak tersebar. Berdurasi 1 menit 37 detik, menampilkan kondisi saat perang bacok terjadi di Jalan Raya Sukalarang, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

"Cimangkok pa," kata penggungah video menjawab salah satu warga net yang menanyakan lokasi kejadian di kolom komentar.

Satu video lainnya berdurasi 14 detik.  Menggambarkan kondisi penanganan medis terhadap dua orang korban. Mereka terbaring lemah, bersimbah darah.

Beberapa tenaga medis terlihat sibuk melakukan penanganan. Belakangan, diperoleh informasi bahwa penanganan medis terhadap dua orang korban dilakukan di RS Hermina Sukabumi.

Sukabumiupdate.com berupaya mengecek kebenaran informasi tersebut. Di RS Hermina, sukabumiupdate.com ditemui sejumlah rekan dan kerabat korban.

"Ada dua orang korban, kejadiannya hari Senin lalu (13/8/2018). Satu orang, yang gondrong, sudah dalam masa pemulihan setelah operasi. Satu lagi sudah diperbolehkan pulang," kata seorang pria, rekan korban yang enggan disebutkan identitasnya.

BACA JUGA: Edarkan Ganja, Warga Palabuhanratu Dibekuk Polisi

Rekan dan kerabat belum bisa bercerita lebih banyak terkait kronologi peristiwa mencekam itu. Mereka meminta semua pihak untuk tenang, dan memohon doa untuk kepulihan para korban.

Hingga berita ini disusun, sukabumiupdate.com belum mendapatkan konfirmasi dari aparat keamanan. Petugas, baik dari Polsek Sukalarang maupun Polres Sukabumi, belum bersedia memberikan keterangan.

Reporter : HERLAN HERYADIE
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pasien Covid-19 yang merupakan warga Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi diperbolehkan pulang dari RSUD Jampang kulon setelah hasil swab test ke-4 dinyatakan negatif. Pengambilan swab test...

SUKABUMIUPDATE.com - Sungguh sadis kelakuan UA (32 tahun). Warga Gang Bungsu Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur ini tega membakar kakaknya sendiri gara-gara tak diberi uang. LJ (45 tahun) harus...

SUKABUMIUPDATE.com - Akhir pekan ini, Pantai Cibuaya Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap mulai dipadati para pelancong. Salah satu lokasi wisata favorit dengan pantai putihnya di Kabupaten Sukabumi selatan itu tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Para ilmuwan membuat garam alias natrium klorida (NaCl) dalam bentuk heksagonal atau umum disebut segi enam. Melansir dari suara.com, meskipun garam ini tidak akan sampai di meja...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya