Menu

Minggu, 29 April 2018, 13:06 WIB

Anak Ustad Dibacok Gerombolan Bermotor di Kota Sukabumi

Kondisi korban yang diserang orang tak dikenal. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kampung Gang Masjid, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak mencekam setelah seorang pria ditemukan tersunggur bersimbah darah, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pria tersebut bernama Muhammad Abijar (20 tahun) anak seorang ustad yang tinggal di

Jalan RA Kosasih Gang H Juaeni, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

BACA JUGA: Pelajar MTs di Sukaraja Sukabumi yang Tewas Dihantam Balok Kayu Anak TKW

Korban yang biasa disapa Abi ini diserang sejumlah orang menggunakan cerulit dan samurai ketika hendak membeli rokok dan kopi di warung yang berada tak jauh dari rumahnya.

Saat itu korban bersama seorang temannya sempat lari dan para pelaku tetap mengejar. Korban terjatuh kemudian gerombolan bermotor ini menyerang secara membabi buta.

Sedangkan teman korban selamat.

"Abi mau ke warung sekitar 50 meter dari rumah menyeberang jalan. Namun tiba-tiba datang tiga motor membawa cerulit dan samurai dari arah Ciaul," ujar ayah korban Yani Supiani (51 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Minggu (29/4/2018).

BACA JUGA: Nyawa Pelajar MTs di Sukaraja Sukabumi Melayang Dihantam Balok Kayu

Yani yang dikenal sebagai ustad ini mengaku diberitahu oleh pedagang kalau anaknya menjadi korban penyerangan sejumlah orang tak dikenal. Akibat luka parah di kepala dan bagian tubuh lainnya, Abi dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan.

"Kepala tujuh jahitan dan punggung tiga lubang oleh cerulit pelaku," jelasnya.

Yani berharap pihak kepolisian secepatnya menangkap dan menghukum pelaku.

"Mudah mudahan cepat tertangkap pelakunya. Anak saya tidak bersalah menjadi korban," pungkasnya.

BACA JUGA: Gagal Curi Motor, Maling Babak Belur di Cibadak Sukabumi

Sementara itu, Kaposek Cikole, Kompol Musimin mengatakan, dari olah tempat kejadian ditemukan sebuah jaket XTC yang dipakai korban.

"Kami amankan jaket XTC yang dikenakan korban di Polsek sebagai barang bukti," katanya.

Musimin mengaku, untuk mengungkap kasus ini Polsek sudah membentuk tim khusus bersama dengan Polres Sukabumi Kota.

"Masih dalam lidik," singkatnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi keuntungan industri penerbangan tahun ini menurun. Sebab, sejak perang dagang Amerika Serikat-Cina memanas, jumlah penumpang dan volume kargo merosot. Dengan kurang dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Twitter irit bicara soal Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) yang akan mengenakan denda mulai dari Rp 100 juta jika...

SUKABUMIUPDATE.com - Aida Saskia baru-baru ini menjadi sensasi, karena disebut melakukan prank percobaan bunuh diri. Tindakan Aida Saskia ini sangat disayangkan oleh dokter jiwa, karena dinilai tidak memiliki manfaat. dr...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menyurati Presiden Joko Widodo atau Jokowi guna mengusulkan kenaikan dana bagi partai politik. Dalam suratnya, KPK meminta dana parpol naik menjadi Rp 8.461 per...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya