//
Menu

03 Okt 2020, 11:45 WIB

9 Titik Irigasi di Cicurug Rusak Akibat Banjir Bandang Sukabumi

Irigasi yang rusak di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, akibat diterjang banjir bandang Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cicurug, Ridwan menyatakan, 30 hektar sawah terdampak banjir bandang Sukabumi, Senin (21/9/2020) lalu.

Ridwan menyatakan, sawah yang terdampak banjir bandang itu berada di Desa Cisaat, Pasawahan, Tenjolaya, Bangbayang serta Kelurahan Cicurug. Kerusakan yang dialami sawah itu seperti tertimbun lumpur, pasir serta bebatuan yang terbawa hanyut luapan sungai. "Kerusakan yang dialami sawah itu tertimbun pasir dan batu karena berada di pinggir sungai," jelas Ridwan.

BACA JUGA: Desa Cisaat Cicurug Laporkan 30 Hektar Sawah Rusak Diterjang Banjir Bandang Sukabumi

Dari beberapa desa itu, kerusakan paling luas dialami lahan pertanian yang berada di desa Cisaat serta Bangbayang.

Untuk meringankan beban para petani ini, masyarakat memberikan bantuan dari mulai sembako, bronjong hingga bahan bangunan yang digunakan untuk memperbaiki saluran irigasi yang juga rusak dihantam banjir bandang.

BACA JUGA: Banyak Bangunan Rusak Akibat Banjir Bandang Sukabumi, Pemkab Prioritas ke Infrastruktur

"Para pemuda, petani, petani muda tergerak hatinya ingin membantu petani. Mereka minta izin buka posko di BPP Cicurug. Ke posko ada yang memberi segala macam, ada yang memberi bahan material seperti bronjong, uang ada. Dikumpulkan lalu didistribusikan ke petani yang terdampak banjir bandang," jelasnya.

Selain lahan pertanian, banjir bandang juga merusak saluran irigasi. Ridwan menyatakan, ada 9 titik irigas yang rusak yaitu 2 titik di Desa Bangbayang, 4 titik di Desa Cisaat, 1 titik di Desa Tenjolaya kemudian 2 titik di Desa Pasawahan. Adapun yang dibutuhkan saat ini adalah bronjong untuk memperbaiki saluran irigasi.

"Upaya yang dilakukan berupa perbaikan irigasi yaitu pemasangan bronjong dan dilakukan secara kerja bakti. Kepada para petani yang lahan garapannya terdampak ada bantuan sembako," jelasnya.

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi ambruk pada Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 05.00 WIB. Perangkat Desa Rambay Samhudin mengatakan,...

SUKABUMIUPDATE.com – Jumlah petugas medis dan tenaga kesehatan di Indonesia yang wafat akiba Covid-19 tris bertambah. Bahkan - Dalam kurun waktu seminggu pertama bulan Desember 2020, angka kematian tenaga...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemuda Kampung Cipeusing RT 01/05 Desa dan Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, berinisiatif mendirikan Bank Sampah Cipeusing (BSC). Selain untuk memberikan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke Sungai...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, memasuki masa tenang pilkada serentak 2020 ini pihaknya akan melakukan pemusnahan surat suara yang rusak. Ferry menuturkan, format...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya