Light Dark

Pabrik di Sukabumi Belum Diliburkan, Bupati: Status Kita Belum Zona Merah

Pemerintahan | 29 Mar 2020, 00:30 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat video conference seputar penanganan Covid-19, Sabtu (28/3/2020). | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, salah satu alasan mengapa pabrik-pabrik di Kabupaten Sukabumi hingga saat ini belum diliburkan adalah karena Sukabumi belum berstatus zona merah.

BACA JUGA: Tak Harus Lockdown, Kalau Pabrik Libur 14 Hari, Bupati Sukabumi: Enggeusan Kabeh


Advertisement

Hal itu dikatakan Marwan usai mengikuti video conference dengan Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 dan perangkat daerah se-Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2020).

"Jadi gini, tidak semudah apa yang disampaikan keinginan mereka. Kalau di zona merah kan memang harus sudah diliburkan, tapi kita kan belum, walaupun kita dekat dengan Bogor, tapi status kita tidak dalam posisi zona merah," ucap Marwan kepada awak media.

BACA JUGA: Ragam Tanggapan Serikat Pekerja Sukabumi Soal Buruh Bekerja Dibawah Ancaman Covid-19

Akan tetapi, sambung Marwan, sebagai upaya pencegahan Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Sukabumi, khususnya di lingkungan pabrik, maka setiap Pabrik wajib menerapkan standar protokol kesehatan.


Advertisement

"Jadi kita meminimalisasinya. Hari ini bagaimana perusahaan-perusahaan yang masih bekerja ini memberikan satu layanan dasar tentang SOP protokol kesehatan untuk pabriknya diikuti. Saya juga berharap untuk diliburkan, tapi jangan sampai diliburkan tapi justru malah main," pungkasnya.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

OKSA BC

Reporter