Menu

26 Mar 2020, 07:30 WIB

Wakil Ketua DPRD Desak Pemkab Sukabumi Ungkap Domisili Pasien Positf Corona

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhamad Sodikin (kiri). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhamad Sodikin mendesak Pemkab Sukabumi, khususnya yang bertugas menyampaikan informasi tentang Covid-19 di Kabupaten Sukabumi agar lebih transparan.

BACA JUGA: Pasien Positif Corona Sukabumi Disebut Anak Pabrik, Dinkes: Hoax

Transparansi yang dimaksud Sodikin adalah mengenai tempat atau daerah asal pasien yang kini dinyatakan positif Covid-19. Hal itu agar tak memicu kesimpangsiuran informasi yang terjadi di kalangan masyarakat.

"Kalau identitas kan ada privasi pasien ya, tapi untuk daerah asal kan ada hak informasi publik," kata Sodikin saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Rabu (25/3/2020) melalui pesan singkat.

BACA JUGA: Ini Alasan Tim Covid-19 Kabupaten Sukabumi Tidak Buka Domisili Pasien Positif Corona

Politisi PKS itu menilai, harusnya bentuk tanggung jawab pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di dalamnya mengedukasi masyrakat agar lebih aware terhadap kondisi lingkungan.

"Kalau (pasien positif Corona) disampaikan daerah asalnya kan masyarakat sekitar bisa lebih waspada. Kalau ada kepentingan tracing kita juga bisa memahami, tapi sampai kapan itu disampaikan? Jangan sampai terlambat," tegas Sodikin.

BACA JUGA: Pasien 08 Positif Corona di Kabupaten Sukabumi Kondisinya Stabil

"Kecuali, kalau memang ada aturan spesifik yang tidak boleh mempublish daerah asal pasien positif Corona, ya masyarakat tidak perlu mendorong-dorong pemerintah untuk menyampaikan itu. Tapi kewajiban gugus tugas juga untuk menyampaikan detail aturan tersebut sehingga masyrakat memahami. Dan gugus tugas bisa lebih fokus dalam penanganan wabah ini," lanjutnya.

"Dengan disampaikan daerah asal (pasien positif Corona) ke publik, justru akan mengurangi tugas Gugus Tugas. Tidak akan disibukkan dengan pertanyaan dan prasangka-prasangka yang kadang memunculkan situasi tidak kondusif di tengah masyarakat," pungkasnya.

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat akan berupaya menyelesaikan polemik pelantikan pimpinan Baznas Kabupaten Sukabumi periode 2020 - 2025. Polemik ini harus diselesaikan untuk memastikan Baznas Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Sukabumi sempat menerbitkan surat edaran mengenai larangan praktik penjualan buku pelajaran, bahan ajar, seragam dan bahan seragam di lingkungan satuan pendidikan. Surat...

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Anda penikmat alam bebas, nampaknya Anda harus datang ke lokasi yang satu ini. Namanya Situ Cikalapa. Berada di jalur wisata Pantai Ratu Cimandala Desa Cipeundey, Kecamatan Surade,...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pengumpulan massa pada tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Dilansir dari Suara.com, pengumpulan massa rentan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya