Menu

23 Jan 2020, 12:15 WIB

Pembangunan SMA hingga Ternak Lele, Catatan Hendar Pada Reses di Sukabumi

Suasana reses anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hendar Darsono, di Kampung Ciroyom RT 27/ 07, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (2/12/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hendar Darsono melakukan reses I tahun Sidang 2019-2020 pada awal Desember 2019 lalu. Banyak yang menjadi catatan pada reses tersebut.

Ada delapan titik reses anggota DPRD Fraksi Demokrat ini, untuk yang pertama reses diawali di Kampung Ciroyom RT 27/ 07, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (2/12/2019).

BACA JUGA: Reses di Padaasih Sukabumi, Hendar Terima Banyak Usulan dari Jalan hingga Peternakan

Pada reses tersebut, Hendar menerima banyak aspirasi dan usulan dari masyarakat yang hadir. "Pertama ada yang mengusulkan pembangun infrastrktur, saluran irigasi, pembangunan PAUD lalu juga solusi pengelolaan sampah juga pembangunan majelis ta'lim. Banyak hal lah termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat tentang peternakan, seperti peternakan lele atau peternakan domba," ujar Hendar.

Masih dalam rangkaian reses, Hendar juga banyak menerima banyak usulan dari masyarakat di Kampung Cirendeu RT 03/05, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang melingkupi ekonomi, pertanian, pendidikan hingga infrastruktur. Untuk pemberdayaan ekonomi, kata Hendar, masyarakat di daerah Nagrak memiliki peternakan lele yang menjanjikan dan bernilai ekonomis. Hendar pun tertarik dengan usaha tersebut.

BACA JUGA: Reses, Hendar Tertarik Usaha Ternak Lele Warga Desa Girijaya Nagrak Sukabumi

"Di Nagrak itu ada beberapa masyarakat yang mulai membuka peternakan ikan lele dari bibit sampai seukuran jari tangan. Lele itu langsung dibawa ke Parung Kabupaten Bogor. Tinggal mereka kekurangan modal. Tapi tanpa dibantu oleh APBD pun mereka sudah jalan, apalagi dibantu," jelasnya.

Suasana yang sama juga nampak pada reses di Kampung Babakan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Hendar anggota DPRD Dapil Jabar V (Kota dan Kabupaten Sukabumi) ini menerima banyak usulan dari masyarakat dimulai dari permohonan benih, pembangunan irigasi juga infrastruktur.

BACA JUGA: Reses, Hendar Dapat Usulan Tambah SMA Negeri di Cikembar Sukabumi

Dalam reses ini, masyarakat berharap dibangunnya sebuah SMA Negeri. Di Kecamatan Cikembar ini sejatinya sudah ada satu SMA Negeri tetapi warga berharap adanya satu lagi SMA Negeri karena minat sekolah di SMA Negeri begitu tinggi.

"Tokmas Cikembar mengusulkan didirikan SMA Negeri di Cikembar, mengingat banyaknya minat anak sekolah yang ingin bersekolah di SMA Negeri. Masih dibidang pendidikan, warga berharap pembangunan RKB Madrasah Sabiluh Huda di Desa Parakanlima," tutur Hendar.

Hendar mengungkapkan seluruh aspirasi dan usulan yang disampaikan sudah ditampungnya dan siap diperjuangkan. "Seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan sudah kita catat dan akan diperjuangkan khsususnya masalah peternakan lele yang menjadi potensi perekonomian masyarakat," tukasnya.

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya