Menu

14 Jan 2020, 21:30 WIB

Aspirasi Sumur Bor Hingga Dermaga, Hasil Reses Anwar Sadad di Tegalbuleud Sukabumi

Reses anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Anwar Sadad di Pondok Pesantren Al Istiqomah Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/1/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Anwar Sadad melakukan reses di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Selasa (14/1/2020). Dalam kesempatan itu, Anwar Sadad sekaligus bersilaturahmi bersama unsur Muspika Tegalbuleud, kiai, ulama, petani, nelayan, guru, kaum ibu dan tokoh pemuda.

BACA JUGA: Yudi Suryadikrama Reses di Cicurug dan Cidahu Sukabumi, Bumikan Pancasila dan Bagikan Hadiah

Politisi PKB itu menjelaskan, dalam reses masyarakat menyampaikan langsung beragam aspirasi sekaligus. Mulai dari aspirasi di bidang sosial, pendidikan, infrastruktur, pertanian, perikanan dan lain sebagainya. Nyatanya, lanjut Anwar, setelah terjun ke masyarakat, masih banyak hal yang perlu didorong agar Sukabumi semakin baik lagi.

"Melalui pelaksanaan reses kali ini, kami menyerap aspirasi langsung dari masyarakat dengan harapan pembangunan yang dilakukan Pemkab Sukabumi ke depan lebih aspiratif, menggeser paradigma eksploratif menjadi empowering. Banyak hal yang perlu didorong agar pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan lebih aspiratif," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, usai reses. 

BACA JUGA: Reses di Desa Buanajaya Sukabumi, Dennys Bicara Potensi Wisata

Lanjutnya, di daerah pemilihannya, yakni Dapil VI yang meliputi sembilan kecamatan, khususnya di Tegalbuleud, masih banyak warga yang berkeluh kesah soal aliran listrik yang sering padam, masalah e-KTP, akses jaringan seluler, hingga infrastruktur.

"Masyarakat juga ternyata menghendaki adanya penataan objek wisata seperti Muara Cikaso dan tempat wisata lain yang penting untuk mendapat perhatian dari pemerintah. Wisata ini kan mempunyai multiplayer effect yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," lanjutnya.

BACA JUGA: Reses di Dua Desa, Paoji: Warga Soroti BPNT dan Rutilahu di Sukabumi

Ia melanjutkan, mayoritas mata pencaharian masyarakat Tegalbuleud adalah petani dan nelayan. Dalam reses, para petani dan nelayan juga menyampaikan kebutuhan infrastruktur penunjang. Bahkan, para nelayan mengaku butuh dermaga perikanan yang representatif.

"Kemudian yang cukup dominan, masyarakat butuh sarana air bersih berupa pipanisasi atai sumur bor. Apalagi sarana air bersih ini dibutuhkan hampir oleh semua kecamatan di Dapil VI. Saat kemarau, masyarakat kesulitan mendapat air bersih," imbuhnya.

Tak cukup sampai di situ, Anwar juga menerima masukan dari para ulama, kiai, ustadz tentang pentingnya sarana dan prasarana pendidikan keagamaan. Ia mengaku akan mengupayakannya pada pembangunan tahun 2021 mendatang dengan harapan pemerintah daerah bisa menindaklanjuti.

BACA JUGA: Hasil Reses Budi Azhar di Sagaranten Sukabumi jadi Masukan RKPD Online 2021

"Apa yang masyarakat usulkan melalui reses ini, akan kami tindaklanjuti. Usulan dan aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan. Setelah reses ini kami punya beban moral yang sangat berat. Meskipun di ruang publik sedang terbangun pesimisme, saya sebagai politisi harus tetap membangun optimisme masyarakat. Meskipun sulit memang cukup sulit menyenangkan dan memuaskan semua orang di saat yang bersamaan," ungkapnya.

"Mohon doanya saja semoga Sukabumi ke depan lebih maju dan lebih unggul, di banding kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Saya juga ucapkan terima kasih kepada para sesepuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Tegalbuleud, serta Muspika Tegalbuleud, dan tentunya kepada masyarakat semua," tandas Anwar Sadad.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku baru akan mempertimbangkan karantina wilayah secara parsial apabila hasil pemeriksaan Covid-19 sudah bisa didapat. Sebelumnya, Fahmi mengaku sudah mengirim sampel 60 warga...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya