//
Menu

14 Jan 2020, 18:15 WIB

Reses di Desa Buanajaya Sukabumi, Dennys Bicara Potensi Wisata

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Dennys Ali Perkasa saat melaksanakan reses di Desa Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:NANDI

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Dennys Ali Perkasa dicurhati warga soal jalan rusak sejauh 5,5 Km, di Desa Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Reses di Dua Desa, Paoji: Warga Soroti BPNT dan Rutilahu di Sukabumi

"Tadi kita banyak menerima masukan, saran dan aspirasi salah satunya paling diharapakan warga perbaikan jalan yang sudah lama rusak dan belum diperbaiki," ujar Dennys kepada sukabumiupdate.com, usai reses kesatu tahun anggaran 2020, di Desa Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/1/2020).  

Dennys mengaku akan segera singkronisasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Mana jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan desa, sehingga dalam membangun infrastruktur di Desa Buanajaya dapat bersinergis.  

"Tidak hanya itu warga juga berharap pemasangan penerangan jalan umum (PJU), karena melihat lokasi jalan menuju Desa Buanajaya ini, kanan kirinya daerah hutan dan perkebunan," jelasnya.

Intinya dua poin di atas, sambung Dennys akan coba dikomunikasikan dengan dinas-dinas terkait dan dimasukan dalam aspirasi untuk dibahas di rapat komisi DPRD. Apalagi tambah dia, Kabupaten Sukabumi ini sudah masuk ke dalam Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh Palabuhanratu.  

BACA JUGA: Reses di Caringin Sukabumi, M Sodikin: Pemuda Sulit Cari Lapangan Kerja

"Potensi wisata di Kabupaten Sukabumi ini cukup banyak. Oleh karena itu kami berharap jalan-jalan menuju daerah wisata yang ada kedepannya bisa lebih baik lagi," paparnya.

Tidak hanya itu, lanjut Dennys untuk meningkatkan kebutuhan kebutuhan di bidang lainnya ke setiap pelosok dari segi pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan pendidikan, dan lainnya bisa merata dan menyeluruh. 

"Kalau semua baik akan lebih banyak pengunjung yang datang, namun tetap diperhatikan juga kebersihannya agar pengunjung nyaman dan tidak bosan untuk kembali lagi," pungkasnya.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keluhan nyeri dada tak bisa diremehkan. Apalagi jika nyeri itu terasa sampai tembus ke bagian punggung. Banyak penyakit yang memicu nyeri dada dan bisa juga disebabkan komplikasi....

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya