Menu

25 Sep 2019, 17:41 WIB

Satpol-PP Kabupaten Sukabumi, Latih Puluhan Linmas Soal Trauma Healing Bencana

Satlinmas saat mengikuti pelatihan trauma healing di mako Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/9/2019). | Sumber Foto:Nandi.

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi memberikan pelatihan trauma healing kepada puluhan anggota Linmas, di Mako Satpol-PP, Jalan Raya Pasanggrahan, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Pelatihan itu mempersiapkan anggota Linmas dalam penanganan dampak psikologis bencana.

Kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat Satpol-PP Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiq mengatakan, hal itu dilakukan guna melaksanakan sebagian fungsi Satpol-PP agar tersusun pedoman pelaksanaan program trauma healing dampak psikologis bencana bagi Satlinmas di lapangan.

"Tim Linmas trauma healing yang sudah dilatih, langsung praktek bagi korban terdampak psikologis bencana tanah longsor," ujar Okih kepada sukabumiupdate.com, Rabu (25/9/2019).

BACA JUGA: Satpol PP Kabupaten Sukabumi Awasi Pembangunan Tower di Kiaralawang

Dengan adanya kegiatan tersebut, lanjut Okih ada beberapa manfaat dan membantu salah satu tupoksi Satpol-PP dalam pelaksanaan pergerakan anggota Satlinmas. Selain itu juga membantu potensi masyarakat dalam mendukung tugas, terkait penanggulangan bencana dan pemeliharaan ketertiban umum serta ketentraman masyarakat, sehingga terbentuk regu Satlinmas terampil trauma healing.

"Mudah-mudahan anggota Linmas yang telah mengikuti pelatihan ini memiliki keterampilan dalam meningkatkan peran Satlinmas. Terbentuk regu Satlinmas trauma healing siaga bencana yang benar benar-benar terlatih," jelasnya.

BACA JUGA: Satpol PP Kabupaten Sukabumi Bakal Bertindak Tegas Soal Pembangunan BTS di Cicurug

Sehingga, sambung Okih nantinya saat dilapangan Linmas, yang sudah terlatih bisa membantu mengurangi resiko terhadap korban bencana secara psikologis dan mampu memotivasi para korban.

"Untuk materi pelatihan, dinamika kelompok proses munculnya trauma sumber dan tahapan terjadinya trauma, kebijakan penanggulangan bencana, teknik trauma healing dan teknik relaksasi sederhana," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Christchurch di Selandia Baru memiliki penyihir resmi yang ditunjuk dewan kota dan menggajinya ratusan juta rupiah selama puluhan tahun. Dilansir dari Tempo.co, penyihir itu bernama Ian...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut ada tiga pilihan skenario menyelesaikan pandemi Covid-19. Pertama ialah vaksin Covid-19 ditemukan. Dilansir dari Tempo.co, opsi pertama ini sedang diupayakan seluruh...

SUKABUMIUPDATE.com - Wafatnya Wakil Ketua Umum DPP PPP Reni Marlinawati pada Jumat (7/8/2020), menyisakan duka yang mendalam bagi berbagai pihak, termasuk gerakan perjuangan Palestina HAMAS. Dalam secarik surat yang dikirimkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Covid-19 berimbas terhadap berbagai sektor termasuk ekonomi kreatif. Tak ingin terus terpuruk, di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Sukabumi yang tergabung dalam...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya